SMK-SMP Era Pembangunan III Melaksanakan Upacara Bendera HGN dan HUT PGRI

  • Whatsapp
banner 468x60

SULUHNEWS.ID, JAKARTA.- Memperingati Hari Guru Nasional yang ke 27 dan Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI ke 76 sekolah SMK-SMP Era Pembangunan III Jakarta Barat mengadakan upacara bendera merah putih.

Hadiri dalan upacara Drs.Sutikno Budi Santoso, Sutriman S.Pd.,M.M. Kepala Sekolah SMK-SMP Era Pembangunan III, M. Agung Eko Prasetyo, Kepala Sekolah SMP Era Pembangunan, Hj. Nurul Hidayati S.Pd., para guru, pegawai, penjaga sekolah dan sebagian siswa, acara berlangsung di halaman sekolah SMK Era Pembangunan yang berlokasi dijalan Raya Alas Tua No.122, RT.3/RW.4, Semanan, Kec. Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (25/11/21).

Drs. H.K. Mahmudi, Hs Ketua Litbang selaku Inspektur upacara sebelum mengawali pidatonya, beliau mengabarkan berita duka cita dan mengajak seluruh peserta upacara maupun ke jajaran Pendidik yang tergabung di Sekolah Era Pembangunan untuk memberikan Do’a ” Innalillahi wainailahi rojiun telah berpulang ke rahmatullah Bapak Tohir salah satu keluarga besar kita, keluarga besar SMK-SMP Era Pembangunan III yaitu bapak guru kita yang bersama-sama sudah membantu merintis, mengembangkan sekolah telah tiada kemarin sore tepatnya jam 15.41 WIB. Beliau meninggal karena sakit, “Mari kita bersama sama membaca Surat Al-fatihah agar arwah almarhum diterima disisi Allah SWT Aamin,” tutur KH. Mahmudi Hs.

Selanjutnya Inspektur ucapara  membacakan amanat pidato, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi dan diawali dengan ucapan ” Selamat Hari Guru Nasional 2021. Dimana tahun lalu adalah tahun yang penuh ujian kita semua, tersandung dengan adanya pandemi para guru dari sabang sampai merauke terpukul secara ekonomi, terpukul secara kesehatan dan terpukul secara batin. Para guru mau tidak mau nendatangi rumah para siswa untuk memastikan mereka tidak ketinggalan pelajaran.”

Begitu juga para guru suka tidak suka harus mempelajari teknologi yang belum pernah mereka kenal, termasuk menyegarkan kurikulum untuk memastikan murid karena tidak belajar di bawah tekanan. Para guru diseluruh indonesia menangis melihat murid- murid mereka semakin hari semakin bosan, kesepian dan kehilangan distrip, ini bukan hanya tertekan sikologis karena pembelajaran jauh tapi pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“Banyak guru-guru yang mengalami tekanan ekonomi untuk memperjuangkan keluarga mereka agar bisa makan. Sangat wajar kita dalam situasi semacam ini banyak guru yang termotivasi, tapi ternyata ada fenomena yang tidak terkira sampai guru honorer dan saya sama sekali tidak mendengar kata putus asa,” tambahnya.

Setelah membacakan amanat KH. Mahmudi mengatakan, ” Hari ini hari yang sangat istimewa momen yang sangat indah yaitu untuk pertama kali di masa pandemi sudah 3 tahun baru  mengadakan upacara bendera dalam rangka memperingati hari ulang tahun PGRI ke 76 dan hari guru Nasional yang ke 27.”

“Yang sangat istimewa adalah para petugas- petugasnya yaitu para bapak dan ibu guru Alhamdulillah sudah bisa melaksanakan tugasnya dengan baik dan nyaris sempurna, selama ini hanya sekedar merintah, menyuruh atau mengomeli, tapi hari ini beliau-beliau bisa menunjukan jati diri seorang guru bukan hanya bisa memberikan tapi bisa melaksanakan tugas dengan baik,” tambahnya.

KH. Mahmudi mengulas sejarah 25 November sebagai hari PGRI dan Hari Guru Nasional berdasarkan sejarah sehebat organisasi guru ada sejak zaman belanda tepatnya tahun 1912, yang menamakan organisasi persatuan guru saat itu hindia belanda ini pembentukan belanda dalam rangka pengungsi belanda terhadap kita bangsa kita guru diberikan mandat yang namanya adalah Persatuan Guru Indonesia.

” Belanda setelah Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945, 100 hari setelah Indonesia merdeka maka persatuan guru hindia belanda mengadakan kongres yang pertama kali di Surabaya. Tanggal 24-25 November dengan disepakatinya bersatunya organisasi- organisasi guru yang ada seperti hindia belanda dan persatuan guru daerah, persatuan guru bantu dan bersatu menjadi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) saat itu, maka tanggal 25 November ditetapkan sebagai Hari Guru Nasional,” katanya. (Nisin)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *