Buka Rakor P2P, Maryono Dorong Deteksi Dini dan Pencegahan Penyakit

banner 468x60

SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian penyakit melalui sinergi lintas sektor. Langkah tersebut dilakukan untuk mendorong pelayanan kesehatan yang lebih responsif dengan mengedepankan pencegahan dan deteksi dini dibandingkan penanganan saat masyarakat sudah terlanjur sakit.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, saat membuka Koordinasi Lintas Sektor dalam Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kota Tangerang di Hotel Howard Johnson Cikokol, Selasa (7/10/2026).

Bacaan Lainnya
banner 300250

Di hadapan para camat, lurah, dan kepala puskesmas se-Kota Tangerang, Maryono mengajak seluruh jajaran untuk mengubah pola pelayanan kesehatan dengan lebih mengutamakan langkah pencegahan dan deteksi dini.

“Kita perlu mengubah pola, dari menunggu menjadi mencegah, dari sekadar mengobati menjadi mendeteksi sejak dini. Karena mencegah lebih baik daripada mengobati,” ujar Maryono.

Menurutnya, setiap wilayah memiliki tantangan kesehatan yang berbeda sehingga program P2P harus disusun berdasarkan kondisi nyata di lapangan dan didukung pemanfaatan data yang akurat.

“Data jangan hanya menjadi angka. Data harus membantu kita melihat dan mengatasi persoalan, menentukan prioritas, dan memastikan langkah yang kita lakukan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.

Maryono menegaskan, keberhasilan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak dapat dilakukan oleh sektor kesehatan saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, mulai dari kecamatan, kelurahan, puskesmas, kader kesehatan, sekolah hingga masyarakat.

“Yang penting bukan hanya apa yang kita bicarakan hari ini, tetapi apa yang kita lakukan setelah kembali ke wilayah masing-masing. Harus ada langkah nyata dan tindak lanjut,” tegasnya.

Melalui penguatan koordinasi lintas sektor tersebut, Pemkot Tangerang berharap pelayanan kesehatan dapat semakin dekat dengan masyarakat, lebih cepat merespons persoalan kesehatan, sekaligus mendorong terbentuknya budaya hidup sehat di lingkungan masyarakat.

“Mari kita bangun budaya sehat, bukan hanya mengobati saat sakit. Namun bergerak lebih awal, bekerja bersama, dan hadir untuk masyarakat,” pungkas Maryono. (Ahmad)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *