SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) memastikan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tidak berhenti pada tahap pemeriksaan dan pemberian hasil skrining. Masyarakat yang ditemukan memiliki masalah kesehatan akan mendapatkan tata laksana awal, edukasi kesehatan, hingga pendampingan untuk melanjutkan pengobatan sesuai kondisi yang dialami.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, mengatakan layanan CKG dapat diakses masyarakat melalui puskesmas maupun kegiatan CKG komunitas yang digelar di berbagai wilayah.
Menurutnya, peserta yang terdeteksi memiliki masalah kesehatan akan langsung mendapatkan penanganan awal dari tenaga medis serta arahan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan apabila diperlukan.
“Pada pelaksanaan CKG, masyarakat yang membutuhkan penanganan juga mendapatkan terapi awal serta edukasi. Selanjutnya, warga diarahkan untuk melanjutkan pengobatan dan pemeriksaan di fasilitas kesehatan terdekat atau puskesmas agar kondisi kesehatannya dapat terus dipantau,” ujar dr. Dini, Selasa (8/9/2026).
Ia menegaskan seluruh layanan pemeriksaan dan tata laksana awal dalam program CKG diberikan secara gratis kepada masyarakat.
“Dalam hal ini, seluruhnya dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis atau tanpa pungutan biaya,” katanya.
Khusus bagi peserta yang terdiagnosis hipertensi dan diabetes melitus (DM), Dinkes Kota Tangerang memberikan tata laksana awal berupa obat CKG selama 15 hari. Setelah itu, pasien akan diarahkan untuk melakukan kontrol ke puskesmas guna memastikan penyakit dapat dikendalikan dan tidak menimbulkan komplikasi.
“Yang terdiagnosis hipertensi dan DM yang sudah dilakukan tata laksana inisial obat CKG selama 15 hari, kemudian dilanjutkan kontrol ke puskesmas untuk dilakukan pengendalian agar tidak terjadi komplikasi. Ini semua dipastikan juga gratis,” jelasnya.
Selain pemeriksaan dan terapi awal, peserta yang membutuhkan layanan kesehatan lanjutan dapat melanjutkan pengobatan melalui fasilitas kesehatan sesuai kepesertaan BPJS masing-masing.
Melalui mekanisme tersebut, Pemkot Tangerang memastikan program CKG tidak hanya menjadi sarana deteksi dini penyakit, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan yang berkelanjutan.
Dinkes Kota Tangerang pun mengimbau masyarakat agar tidak berhenti setelah menerima hasil pemeriksaan, melainkan mengikuti arahan tenaga kesehatan serta menjalani pengobatan dan kontrol rutin apabila ditemukan masalah kesehatan. (Ahmad)







