Gelar Bazar Bulanan, Harapan Besar untuk Pembangunan Masjid Al-Hikmah

Gelar Bazar Bulanan, Harapan Besar untuk Pembangunan Masjid Al-Hikmah.
Gelar Bazar Bulanan, Harapan Besar untuk Pembangunan Masjid Al-Hikmah.
banner 468x60

SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Sebagai upaya penggalangan dana pembangunan, Masjid Al-Hikmah di Kecamatan Tangerang kembali menggelar bazar yang melibatkan masyarakat sekitar. Kegiatan ini menjadi wujud kebersamaan warga dalam mendukung penyelesaian pembangunan masjid yang sudah berlangsung selama empat tahun.

Ketua RT sekaligus Ketua Pembangunan Masjid Al-Hikmah, Jojo, menyebutkan bahwa hasil dari bazar ini sepenuhnya digunakan untuk mendukung pembangunan. “Kalau laku, semua hasil dari bazar ini digunakan untuk dana pembangunan Masjid Al-Hikmah,” ujarnya.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Ia menjelaskan bahwa penyaluran dana bisa dilakukan melalui berbagai cara, seperti kotak sedekah yang telah disediakan, transfer melalui QR code, atau langsung melalui sekretariat masjid.

Jojo berharap bazar ini bisa menjadi agenda rutin bulanan. “Saya berharap bazar ini bisa diadakan sebulan sekali, supaya ramai juga dan masyarakat jadi semangat bersedekah. Banyak juga yang menyumbang barang untuk dijual kembali, hasilnya untuk pembangunan masjid,” tuturnya penuh harap.

Pembangunan Masjid Al-Hikmah dirancang untuk memiliki tiga lantai dan ditujukan sebagai investasi ibadah jangka panjang hingga 40 tahun ke depan. Saat ini, salah satu kebutuhan paling mendesak adalah pelunasan kubah berdiameter 12×12 meter. “Kubahnya dari Jawa Timur, totalnya sekitar 360 juta rupiah. Yang sudah terbayar baru sekitar 101 juta, jadi masih ada sisa sekitar 259 juta,” ungkap Jojo.

Ia menambahkan, ia tidak membangun hanya untuk hari ini, melainkan untuk generasi ke depan. “Saya cuma ingin masjid ini selesai dibangun, bukan buat saya, tapi buat anak cucu kita nanti. Kalau bukan sekarang, kapan lagi,” ucapnya dengan harapan besar.

Fasilitas parkir masjid pun telah memadai, dengan kapasitas hingga 100 mobil. Bazar serupa sebelumnya rutin digelar setiap bulan Ramadan, namun sempat vakum sejak puasa terakhir.

Sayangnya, Jojo mengaku pihaknya belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. “Kami pernah undang anggota DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) untuk melihat langsung kondisi masjid, tapi belum ada tanggapan berarti. Kelurahan juga pernah kami undang untuk salat Jumat, tapi tidak ada yang datang, alasannya macam-macam,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pihak masjid tidak pernah melakukan aksi meminta-minta di jalanan, tetapi hanya berharap adanya kepedulian dari para pejabat terhadap kebutuhan masyarakat.

Jojo berharap kegiatan seperti bazar ini bisa menjadi sarana silaturahmi antara warga dan pemerintah, serta mempercepat proses pembangunan masjid yang menjadi pusat kegiatan ibadah dan sosial warga. (m3rini)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *