SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyambut baik pelaksanaan Verifikasi Lapangan Evaluasi Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender (PUG) oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia di Kota Tangerang, Selasa (27/10/2026).
Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan bahwa proses evaluasi tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran Pemkot Tangerang untuk terus membenahi dan meningkatkan kualitas implementasi Pengarusutamaan Gender di berbagai sektor.
Menurutnya, tujuan utama dari evaluasi ini adalah memastikan program pembangunan memberikan dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
“Verifikasi lapangan dari Kementerian PPPA ini menjadi penyemangat bagi kami untuk bekerja lebih baik lagi dalam penyelenggaraan PUG. Poin paling utama adalah bagaimana seluruh program yang kita rancang dapat benar-benar dirasakan kebermanfaatannya oleh masyarakat luas,” sambungnya.
Sachrudin menegaskan, keberhasilan pelaksanaan program pengarusutamaan gender membutuhkan kolaborasi yang kuat, baik di internal perangkat daerah maupun bersama mitra eksternal.
“Pembangunan di Kota Tangerang kita jalankan dengan semangat kolaborasi antar-OPD, akademisi, hingga organisasi perempuan. Kolaborasi inilah yang menjadi modal utama agar Kota Tangerang bisa memberikan hasil yang terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang, Tihar Sopian, menjelaskan bahwa evaluasi penyelenggaraan PUG merupakan kegiatan berkala yang digelar setiap dua tahun sekali.
Setelah meraih kategori Nindya pada evaluasi sebelumnya, Pemkot Tangerang optimistis dapat naik ke kategori Utama pada tahun ini.
Tihar menerangkan, proses verifikasi lapangan berjalan lancar berkat dukungan pimpinan daerah, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran kecamatan, hingga elemen Pentahelix. Dukungan tersebut juga melibatkan mitra strategis, seperti Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita Persatuan, GOW, dan kalangan akademisi.
“Alhamdulillah verifikasi lapangan telah dilaksanakan dengan baik. Berbagai inovasi berbasis PUG telah dipaparkan, fokus utamanya terletak pada peningkatan kualitas hidup perempuan serta penguatan layanan publik yang merata,” jelas Tihar.
Ia merinci sejumlah inovasi unggulan yang ditampilkan merupakan hasil kolaborasi berbagai OPD. Inovasi tersebut meliputi aplikasi layanan administrasi kependudukan oleh Disdukcapil, program peningkatan kesehatan masyarakat dari Dinas Kesehatan, hingga perencanaan anggaran daerah yang responsif gender bersama Bappeda.
“Harapan kami bersama seluruh masyarakat, pemerintah dan penggiat gender adalah agar setiap pelaksanaan program ini bermuara pada peningkatan kesejahteraan warga, sehingga Kota Tangerang semakin aman, nyaman dan sejahtera bagi semua,” tutup Tihar. (Ahmad)








