SULUHNEWS.ID, KABUPATEN TANGERANG – Pemerintah Desa Pondok Kelor, Kecamatan Sepatan Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun 2027 dan Draft Usulan Tahun 2028. Selasa (6/10/2026) Kegiatan tersebut mengusung tema “Optimalisasi Sektor Industri, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan Berbasis Keberlanjutan”.
Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Desa Pondok Kelor tersebut dihadiri Camat Sepatan Timur Miftah Shuritho, Kepala Desa Pondok Kelor Junaedi, BPD, Pendamping Desa, Tokoh Agama, RT/RW dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Camat Sepatan Timur Miftah Shuritho menegaskan bahwa Musrenbangdes merupakan agenda rutin tahunan yang wajib dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan.
“Musrenbang ini adalah agenda rutin tahunan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), termasuk pembangunan desa dan penguatan BUMDes. Selain itu, dilaksanakannya agenda Musrenbang ini sesuai dengan peraturan yang sudah ditentukan,” ujar Miftah.
Ia menjelaskan landasan hukum Musrenbangdes sangat jelas. “Baik itu Permendagri Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa, Peraturan Bupati Tangerang tentang Pengelolaan Keuangan Desa, maupun peraturan dari DPMD Kabupaten Tangerang tentang penyusunan peraturan desa. Jadi banyak peraturan hukum yang melandasi pelaksanaan kegiatan Musrenbangdes ini,” tegasnya.
Menurut Miftah, semua prosesnya berjenjang dari bawah. “Yang mana tahapan peraturan ini dimulai dengan pendataan, kemudian berlanjut pada perencanaan pembangunan dan pemetaan potensi desa melalui Musyawarah Antar Dusun (Musdus) yang berlanjut pada Musrenbang tingkat desa, kecamatan dan kabupaten Tangerang,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Pondok Kelor Junaedi berpesan agar masyarakat meningkatkan kondusifitas wilayah.
“Kami berpesan agar lebih meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di wilayah Desa Pondok Kelor,” kata Junaedi.
Junaedi juga menitipkan pesan kepada penerima bantuan RTLH. “Kades berharap seluruh penerima manfaat rumah tidak layak huni yang sudah terealisasi agar menjaga dan merawat rumah tersebut agar bisa awet dan juga terawat,” ujarnya.
Terkait realisasi pembangunan, Junaedi bersyukur usulan musrenbangdes tahun lalu terealisasi.
“Alhamdulillah usulan-usulan dalam Musrenbang tahun lalu poin besarnya sudah terealisasi, ada pembangunan jalan lingkungan paving blok, cor beton, SPAL dan bedah rumah. Semoga usulan prioritas untuk anggaran tahun 2027 mendatang bisa terealisasi dengan baik,” tutup Junaedi. (Tuti)








