SULUHNEWS.ID, JAKARTA BARAT — Aktivitas ekonomi masyarakat tampak menggeliat di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat. Pasar pagi yang beroperasi setiap hari, mulai pukul 06.30 hingga 12.00 WIB ini menjadi pilihan utama warga untuk memenuhi kebutuhan harian dengan harga terjangkau.
Beberapa warga terlihat memadati area pasar yang menjajakan beragam kebutuhan, mulai dari pakaian, makanan, perlengkapan rumah tangga, hingga aksesoris lainnya.
Deretan lapak dan pedagang kaki lima tertata di sepanjang jalan, dengan terpal biru yang menaungi dagangan mereka dari terik matahari. Para pembeli datang dari berbagai kalangan, mulai dari ibu rumah tangga hingga anak muda yang berburu barang murah namun tetap berkualitas.
Fitri, salah satu pengunjung yang mengaku rutin berbelanja di pasar pagi Daan Mogot, mengatakan bahwa pasar ini menjadi tempat favoritnya untuk mencari kebutuhan sehari-hari.
“Setiap pagi, pasar ini selalu ramai. Saya biasa belanja kebutuhan dapur dan baju di sini karena lebih murah dari harga di toko. Kualitasnya juga bagus-bagus, enggak kalah sama yang ada di mall,” ujar Fitri.
Dian, seorang pedagang pakaian, mengaku sangat terbantu dengan keberadaan pasar pagi tersebut. Selain biaya sewa yang terjangkau, arus pembeli yang stabil setiap hari membuat pendapatannya cukup menjanjikan.
“Lumayan, bisa jual puluhan baju setiap pagi. Apalagi akhir pekan, lebih ramai. Ibu-ibu juga banyak yang suka sama bajunya, bahkan ada yang datang lagi dan beli dalam jumlah banyak,” ungkap Dian.
Lebih dari sekadar tempat transaksi jual beli, pasar pagi ini juga menjadi ruang interaksi sosial bagi warga. Banyak pengunjung saling menyapa dan bercengkerama, menjadikan pasar ini sebagai bagian dari rutinitas dan budaya masyarakat Daan Mogot.
Meski demikian, tantangan tetap ada. Masalah kebersihan dan potensi kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi pasar menjadi perhatian tersendiri. Untuk mengatasinya, petugas setempat secara berkala melakukan pengaturan lalu lintas dan menjaga ketertiban agar aktivitas pasar tetap berjalan lancar.
Pasar Pagi Daan Mogot bukan sekadar ruang jual beli, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa ekonomi rakyat tetap bertahan dan berkembang. Dengan harga yang terjangkau serta suasana yang hidup, pasar ini terus menjadi denyut nadi perekonomian mikro di tengah hiruk-pikuk kota metropolitan.(m3safira)







