SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar Wisuda Sekolah Lansia Angkatan Kedua Tahun 2026. Sebanyak 405 lansia yang terdiri dari 390 siswa program reguler serta 15 siswa dari jalur mandiri resmi diwisuda.
Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan, keberadaan Sekolah Lansia merupakan wujud nyata komitmen Pemkot Tangerang dalam merangkul seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun kota.
“Kota ini adalah rumah kita yang perlu kita jaga dan rawat. Lansia memiliki pengalaman yang sangat luar biasa. Melalui Sekolah Lansia, pengalaman tersebut terus dikembangkan agar dapat ditularkan kepada generasi muda, mulai dari membina diri sendiri, keluarga hingga lingkungan,” ungkap Sachrudin.
Di tempat yang sama, Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang Tihar Sopian menjelaskan, program tersebut merupakan bagian dari pembinaan Bina Keluarga Lansia (BKL) yang tersebar di 13 kecamatan se-Kota Tangerang. Masing-masing kecamatan memiliki satu sekolah dengan kuota 30 siswa.
“Para siswa menerima kurikulum berbasis tujuh dimensi kehidupan, meliputi dimensi intelektual, emosional, fisik hingga spiritual. Kami juga bekerjasama dengan Kementerian Agama dan Dinas Kesehatan yang rutin melakukan cek kesehatan,” jelasnya.
Ia menambahkan, para lulusan jenjang Standar 1 (S1) dapat melanjutkan ke jenjang S2 hingga S3 dengan kurikulum yang semakin berkembang. Pada tingkat S3, para lulusan difokuskan untuk menggerakkan dan mengajak masyarakat di lingkungannya agar aktif dalam kegiatan positif serta mendapatkan sertifikat resmi yang ditandatangani oleh Wali Kota Tangerang dan BKKBN.
“Harapan kita tentu menjadi lansia yang mandiri, sehat dan berguna. Bahkan untuk tingkat S3, bukan lagi sekadar bersekolah, tetapi mereka menggerakkan dan mengajak orang-orang di sekitarnya untuk melakukan kegiatan positif sehingga seluruhnya menjadi lansia yang berprestasi,” tegas Tihar.
Kebahagiaan dan rasa syukur turut dirasakan para peserta wisuda. Salah satunya Tuti Yulianti (63), wisudawati asal Kecamatan Periuk, yang mengaku mendapatkan banyak manfaat selama mengikuti proses pembelajaran di Sekolah Lansia.
“Kami semua sangat bahagia, senang dan bersemangat. Melalui Sekolah Lansia, kami bisa bersilaturahmi dengan sesama lansia, bertambah wawasan, serta meningkatkan rasa percaya diri. Pesan saya untuk lansia lainnya, tetap semangat, selalu aktif, sehat dan jalin masa depan dengan bahagia,” ungkap Tuti. (Zaki)








