SULUHNEWS.ID, JAKARTA BARAT – Di tengah kesibukan kawasan Cengkareng Timur, tepatnya di Jalan Gunung Pangrango No.1, RT 1/RW 10, seorang pedagang bernama Syamsinar (28) tetap semangat menjalankan usahanya berjualan chicken katsu, nugget katsu, dan fried chicken.
Syamsinar mengaku telah menjalani usaha ini kurang lebih selama tiga bulan, “Saya sempat berhenti sebentar, lalu jualan lagi,” ujarnya.
Dagangan Syamsinar cukup diminati pembeli, terutama pada pagi hingga siang hari, “Biasanya ramai pagi sama siang karena banyak orang yang berangkat kerja atau cari makan siang,” katanya.
Yang menarik, semua produk yang dijualnya merupakan hasil produksi sendiri, “Alhamdulillah, saya produksi sendiri dagangannya,” tutur Syamsinar.
Meski begitu, usaha Syamsinar tak selalu berjalan mulus. Dirinya harus menghadapi tantangan berupa penertiban dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
“Tantangannya selama berdagang itu ada Pol PP. Jadi saya sering pindah-pindah tempat. Pol PP nya datang hampir tiap hari, kadang dalam sehari bisa dua kali, pagi jam 10, sore jam 3 sampai jam 5,” jelasnya.
Meski sering berpindah tempat demi menghindari penertiban, Syamsinar tetap bersyukur atas hasil usahanya, “Omset saya sehari bisa lebih dari 500 ribu,” ungkapnya.
Perjuangan Syamsinar menjadi potret keteguhan pedagang kecil yang tetap bertahan di tengah keterbatasan ruang usaha dan tantangan di lapangan.(m3widya)







