SULUHNEWS.ID, JAKBAR – Kegiatan pendidikan kepramukaan, merupakan ekstrakurikuler sekolah yang wajib dilaksanakan dan diikuti oleh semua peserta didik.
Dikarenakan pandemi covid-19 yang belum berakhir, di sisi lain waktu terus berjalan, demikian pula pendidikan perlu ada banyak sentuhan. Ya “pendidikan” bukan sekedar pengajaran. Kegiatan kepramukaan di SMP N 132 Jakarta Barat selama ini dilaksanakan dengan daring menggunakan zoom.
Mengingat telah memasuki masa PTM Pertemuan Tatap Muka ),kegiatan pramuka dilaksanakan dilapangan, sedangkan peserta anak didik kelas 9 adalah latihan yang terakhir karena akan memasuki masa ujian akhir.
Latihan pramuka kali ini untuk tahap penilaian dan latihan baris berbaris, “Anak anak latihan dasar aja karena memang selama ini masih PJJ kita latihan nya lewat zum, tidak ada latihan di lapangan paling hanya pengenalan pramuka lambang pramuka.” Katanya
Gugus depan SMPN 132 mempunyai yel-yel nya koskragawa misalnya tepuk pramuka ,pramuka – pramuka praja muda karana yes. Trus seperti koskragawa – koskragawa yes.
Pembina pramuka SMPN 132 Rita Kamayati saat di wawancarai awak media Suluhnews.id ,menyampaikan kami tetap semangat karena memang dalam pandemi tidak bisa bertemu langsung, mereka sudah kangen buat latihan di lapangan, maupun camping ,mudah- mudahan pandemi berakhir kita bisa latihan seperti dulu lagi.
Untuk latihan kali ini Protokol kesehatan tetap kita masih pakai masker , dan di setiap sudut juga ada buat cuci tangan dan ada sanitizer juga walaupun kita jaga jarak juga masih tapi kadang kadang kita mulai apa ya prokes nya tetap ditingkatkan agar pandemi nya tidak terulang lagi.
“Tidak adanya perubahan kita pakai peraturan yang sebelum pandemi peregu 8 orang mau putra maupun putri “tutur Rita Kamayati. Rabu (9/3/22).
Untuk menghilangkan rasa kangen dan mengingatkan kembali dasar dasar pramuka ,latihan tatap muka berjalan dengan baik,katanya.(Nisin)







