Buka Festival Pangan B2SA, Sachrudin Gaungkan Pentingnya Pangan Bergizi

banner 468x60

SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan bahwa pemenuhan gizi seimbang merupakan investasi penting untuk mencetak generasi yang sehat, cerdas, berkualitas, dan berdaya saing.

Hal tersebut disampaikan Sachrudin saat membuka Festival Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) yang diselenggarakan Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (27/10/2026).

Bacaan Lainnya
banner 300250

Menurut Sachrudin, pembangunan kota tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga harus memperhatikan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang baik sejak dini.

Ia menegaskan bahwa pemenuhan gizi bukan sekadar menyediakan makanan untuk menghilangkan rasa lapar, melainkan memastikan setiap asupan mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak. Karena itu, kesadaran memilih dan mengolah pangan bergizi perlu dibangun mulai dari lingkungan keluarga.

“Kita harus memikirkan masa depan dan generasi penerus. Makanan yang disajikan bukan hanya untuk membuat kenyang, tetapi juga harus bergizi dan seimbang. Banyak bahan pangan lokal yang bisa diolah menjadi makanan dengan kandungan gizi yang baik,” ujar Sachrudin.

Ia menjelaskan, kecukupan gizi berperan penting dalam mendukung pertumbuhan fisik, kemampuan belajar, serta kualitas sumber daya manusia. Edukasi mengenai pola konsumsi pangan sehat pun perlu terus diperluas agar menjadi kebiasaan sehari-hari masyarakat.

“Harapannya, anak-anak kita dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Bukan hanya sehat secara fisik, tetapi juga cerdas, sehingga kelak mampu meraih masa depan yang lebih baik dan hidup bahagia serta sejahtera,” tuturnya.

Terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat, Sachrudin menyatakan dukungan Pemerintah Kota Tangerang melalui penguatan edukasi pangan yang sejalan dengan semangat B2SA. Kedua upaya tersebut memiliki tujuan yang sama, yakni mendukung pemenuhan gizi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Program MBG harus kita dukung dan selaraskan dengan program di daerah. Yang terpenting, makanan yang dikonsumsi benar-benar memenuhi kebutuhan gizi secara seimbang,” jelasnya.

Sachrudin juga mengingatkan bahwa pemenuhan gizi tidak semata-mata ditentukan oleh banyaknya makanan, tetapi juga keseimbangan asupan sesuai kebutuhan tubuh. Masyarakat perlu memahami pentingnya mengonsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman.

“Pembangunan bukan hanya tentang gedung yang megah atau infrastruktur yang baik. Kita juga harus membangun manusianya. Sebab, kualitas sumber daya manusia sangat berkaitan dengan pemenuhan gizi. Makanan harus cukup, tidak berlebihan, dan yang paling penting, seimbang,” pungkas Sachrudin. (Ahmad)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *