SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Perubahan pola belanja masyarakat yang kini semakin beralih ke platform digital mendorong Pemerintah Kota Tangerang memperkuat edukasi konsumen. Melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Perindagkop UKM), sosialisasi konsumen cerdas digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dalam bertransaksi.
Kegiatan ini diikuti 100 peserta dari berbagai kalangan, dengan menghadirkan narasumber dari Direktorat PKTN Kementerian Perdagangan RI, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten, BPOM, hingga BPSK Wilayah Kerja I Provinsi Banten.
Kepala Bidang Perdagangan M. Ali Furqon menyampaikan, perkembangan teknologi telah mengubah kebiasaan konsumsi masyarakat yang kini lebih banyak mengandalkan gawai dalam bertransaksi.
“Dengan itu, kegiatan ini mengupayakan, untuk membentuk masyarakat Kota Tangerang yang cerdas, kritis, dan terlindungi dalam melakukan transaksi, baik secara langsung (offline) maupun melalui platform digital (online),” jelas Ali, Kamis (30/4/26).
Ia menekankan, masyarakat perlu lebih teliti dalam memilih produk, terutama dengan memastikan legalitas seperti izin edar, tanggal kedaluwarsa, serta kesesuaian barang dengan kebutuhan.
”Ketidaktelitian dalam bertransaksi dapat berpotensi menimbulkan kerugian, baik secara materiil maupun waktu. Hal ini yang diedukasi untuk mengurangi hal-hal yang tak diinginkan dalam dunia transaksi perdagangan,” katanya.
Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai langkah yang dapat ditempuh apabila mengalami kerugian dalam transaksi, termasuk melalui Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) sebagai jalur penyelesaian di luar pengadilan.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Kota Tangerang semakin cerdas, kritis, dan terlindungi dalam setiap aktivitas transaksi, baik secara offline maupun online. (Ahmad)







