SULUHNEWS.ID, JAKARTA BARAT — Posyandu Kuncup Harapan yang terletak di Kampung Kojan, menggelar pemeriksaan gizi, pemantauan tumbuh kembang, imunisasi balita usia 0–5 tahun, serta konsultasi kesehatan bersama bidan pada Sabtu 9 Agustus 2025.
Kegiatan ini menjadi upaya nyata mencegah stunting sejak dini melalui layanan kesehatan yang terjangkau dan edukasi langsung kepada orang tua.
Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan.
Dampaknya tidak hanya pada tinggi badan yang terhambat, tetapi juga perkembangan otak, kecerdasan, dan kesehatan jangka panjang.
Oleh karena itu, pemantauan rutin di posyandu menjadi langkah penting untuk mendeteksi dini dan mencegah masalah gizi.
Posyandu Kuncup Harapan menyediakan serangkaian layanan, mulai dari penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemeriksaan perkembangan fisik, hingga imunisasi wajib.
Kegiatan juga disertai penyuluhan gizi agar orang tua memahami pentingnya pola makan seimbang dan pencegahan penyakit yang dapat menghambat pertumbuhan anak.
Ketua RW setempat, Nerya, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi komitmen bersama warga dan tenaga kesehatan.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah mencegah stunting sejak dini. Kami ingin anak-anak tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Salah satu warga sekitar, Maya, mengaku terbantu dengan adanya kegiatan ini.
“Bagus sekali programnya. Saya jadi tahu perkembangan anak saya sekaligus mendapat imunisasi gratis,” ungkapnya.
Antusiasme warga terlihat sejak pagi. Para ibu tidak hanya membawa anak untuk diperiksa, tetapi juga aktif bertanya dan mencatat informasi penting seputar kesehatan anak, termasuk tips menjaga asupan gizi harian dan kebersihan lingkungan.
Dengan kegiatan ini, Posyandu Kuncup Harapan kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam pencegahan stunting di masyarakat.
Di masa mendatang, diharapkan melalui program-program serupa, angka stunting di wilayah tersebut dapat terus menurun, serta menciptakan generasi penerus yang sehat, kuat, dan siap bersaing di masa depan. (m3safira)







