Diduga Kuat, Cluster Di Perumahan Bukit Indah Ciputat Illegal, Pengembang Bungkam

banner 468x60

SULUHNEWS.ID, TANGSEL – Pembangunan cluster di Perumahan Bukit Indah, Serua, Ciputat diduga kuat “menabrak” aturan. Sebab, cluster yang diduga illegal itu tetap dibangun, padahal IMB (Izin Mendirikan Bangunan) nya tidak ada, berlokasi di RT 004, RW 02, Bukit Indah, Serua, Ciputat, Tangerang Selatan.

Dari pantauan awak media, Jumat (9/12/2022), pembangunan cluster yang diduga bodong itu tetap dilakukan. Padahal, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangsel diduga kuat belum mengeluarkan izin.

Sekretaris Kelurahan (Sekel) Serua, Ridwan Benito Wattimena saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya, hingga kini, tidak mendapatkan tembusan informasi mengenai IMB cluster tersebut.

“Untuk IMB, kita tidak ada tembusan informasi baik dari pengembang maupun dinas teknis yang berwenang,” ucap Ridwan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp (WA), pada Jumat (9/12/2022).

Sekel Serua melanjutkan,
untuk izin lingkungan, memang (pihak pengembang) pernah mengajukan ke kelurahan.Tetapi, saat ditanya mengenai IMB, Ridwan mengaku tidak mengetahuinya.

“Kami tidak mengetahui, apakah cluster tersebut memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) atau tidak. Karena, terkait penerbitan PBG, kelurahan hanya dilibatkan dalam izin lingkungan. Selebihnya, ada di DPMPTSP. Dan, dari dinas (DPMPTSP) juga tidak ada tembusan informasi,” akunya.

Lurah Serua, Fahmi Fahrudin juga sempat dikonfirmasi awak media. Lurah Fahmi menduga, cluster tersebut belum ber-IMB meski menurut sepengetahuannya, izin lingkungan setempat sudah ada, yaitu dari RT-RW.

Lurah Fahmi pun meminta awak media mengecek ke DPMPTSP mengenai perizinan cluster tersebut.

Awak media sudah menghubungi Sekretaris Dinas (Sekdis) DPMPTSP Tangsel, Haris Jaya Perwira. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum menjawab. Pesan WhatsApp (WA) yang dikirimkan belum dijawab sekdis.

Awak media pun mencoba menghubungi pengembang atau pemilik cluster tersebut, Nidih, untuk mengkonfirmasi hal tersebut. Tetapi sayangnya, Nidih bungkam seribu bahasa.

Saat dihubungi berkali-kali, tidak mengangkat ponselnya, juga saat mengirimkan pesan pendek (SMS) dan WA pun, tidak merespon. Pesan WA hanya dibaca Nidih. Tetapi, tidak satu pun yang dibalas. (Adi)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *