SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Sebagai upaya meningkatkan promosi pariwisata melalui media fotografi, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar Pelatihan Pengembangan Potensi Fotografer pada Rabu (6/8/2025). Kegiatan ini berlangsung di Gedung Seni Budaya Kota Tangerang, Jl. Modern Golf Raya, Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Pelatihan ini bertujuan untuk mengumpulkan para fotografer, baik yang sudah berprofesi maupun yang memiliki hobi di bidang fotografi, khususnya yang berdomisili di Kota Tangerang. Kegiatan ini juga terbuka bagi peserta dari wilayah se-Jabodetabek. Selain pelatihan, peserta juga mendapatkan sertifikasi sebagai bentuk apresiasi terhadap pengembangan kemampuan mereka.
Menurut salah satu panitia penyelenggara, Ibu Lusi (48), pelatihan ini sudah berlangsung selama tiga tahun berturut-turut, yakni pada 2023, 2024, dan 2025. Harapan dari kegiatan ini adalah para peserta dapat terus meningkatkan kemampuan fotografi mereka sekaligus berkontribusi dalam promosi wisata Kota Tangerang melalui karya visual yang mereka hasilkan.
Salah satu narasumber, Pak Latif, menegaskan pentingnya kreativitas dalam dunia fotografi saat ini. Ia menyampaikan bahwa meski jumlah fotografer semakin banyak, tantangan yang dihadapi pun beragam. Beberapa tantangan umum yang sering ditemui oleh fotografer pemula adalah kurangnya pengalaman, keterbatasan pengetahuan, dan belum mengetahui cara mendapatkan pekerjaan di bidang fotografi.
“Foto yang baik harus memiliki cerita. Kalau tidak ada cerita, foto itu belum layak untuk dipublikasikan,” ujar Pak Latif. Dirinya juga menambahkan bahwa fotografer pemula sebaiknya mempelajari teknik dasar, mengasah kreativitas, serta memahami pentingnya komposisi dan komunikasi dalam sebuah foto. “Mood juga penting, karena akan memengaruhi storytelling dalam foto karya mereka,” tambahnya.
Dalam kegiatan ini, para peserta diajak untuk praktik langsung dengan mengunjungi sejumlah lokasi wisata di Kota Tangerang menggunakan tiga bus Jawara. Lokasi yang dikunjungi antara lain Taman Bermain Anak, Jembatan Kaca, Kampung Sejarah Kalipasir, Taman Makam Pahlawan Taruna, dan Masjid Al-Azhom. Setelah sesi pemotretan di lapangan, peserta kembali ke Gedung Seni Budaya untuk melakukan evaluasi dan diskusi hasil foto.
Selama kegiatan berlangsung, antusias peserta sangat aktif, terutama saat sesi praktik lapangan. Diharapkan melalui pelatihan ini, para fotografer mampu meningkatkan level keterampilan mereka serta mendukung promosi wisata Kota Tangerang melalui karya-karya yang berkualitas dan penuh makna. (m3widya)







