Kejurda Bola Volly MAVI Provinsi Banten Diduga Cacat Administrasi

banner 468x60

SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Kejuaraan Bola Voli, Mantan Atlet Voli Indonesia (MAVI) Daerah Provinsi Banten yang rencana akan digelar di GOR Jatiuwung Kota Tangerang, pada tanggal 14 s/d 15 Oktober 2023.

Diikuti oleh 17 Club yang ada di wilayah Provinsi Banten, didalam technical meeting pada tanggal 13 Oktober 2023, menuai protes dari salah satu Club.

Yan Sandi pemerhati olahraga yang juga Aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara RI Kota Tangerang mengatakan, dirinya menilai didalam kejuaraan Daerah Bola Voli Putra dan Putri yang diselenggarakan oleh organisasi Mantan Atlet Voli Indonesia (MAVI) disinyalir cacat administrasi.

Karena menurut pemantauannya bahwa Pengurus PBVSI Kota Tangerang hingga saat ini belum disahkan atau belum di lantik, akan tetapi Pengurus PBVSI Kota Tangerang sudah mengeluarkan surat Rekomendasi untuk Club yang ada di Kota Tangerang, kata Yan Sandi, Sabtu (14/10/23).

Lebih lanjut Yan Sandi menjelaskan, dirinya sangat menyayangkan jika Kejurda Bola Voli tingkat Provinsi Banten ini tetap dilaksanakan.

Sebab secara legitimasinya saja sudah ada kesan dipaksakan, jadi menurutnya sebaiknya agenda kegiatan ini ditunda dahulu hingga jelas legitimasi dari tiap-tiap daerahnya dan atau bagi Club yang mendapatkan surat dari PBVSI Kota Tangerang, dikarenakan belum disahkan.

Oleh karena itu, sebaiknya di eliminasi saja sebab untuk pembelajaran bagi wilayah-wilayah lainnya, tutur Yan Sandi.

Hal senada datang dari Ngadino, S.H, M.Kn, mantan Ketua Umum PBVSI Kota Tangerang ketika ditemui mengatakan, dirinya menilai secara organisasi Pengurus PBVSI Kota Tangerang sepertinya tidak paham organisasi.

Sebab hingga saat ini stempel organisasi masih padanya dan memang belum ada serah terima dan atau belum ada pelantikan secara resmi maka dari itu surat rekomendasi yang dikeluarkan oleh pengurus yang baru menjadi cacat hukum, kata Ngadino.

Lanjut Ngadino, dikarenakan stempel resmi masih pada dirinya dan stempel yang digunakan oleh Pengurus yang baru memang agak sedikit besar, jelasnya.

Disisi lain, Yono, penanggung jawab dari Club Benteng Muda Tangerang yang juga selaku Panitia penyelenggara mengatakan, dirinya agak kesulitan mendaftarkan Clubnya jika tidak ada Rekomendasi dari pengcab nya.

Dirinya pun tidak memahami akan legalitas PBVSI Kota Tangerang yang hingga saat ini belum ada pengesahan atau pelantikan dari Pemprov, yang penting menurutnya Club yang di binanya dapat mengikuti agenda kegiatan Kejurda yang diselenggarakan oleh Organisasi MAVI ini, kata Yono.

Kepala Dispora Kota Tangerang, Kaonang, ketika di konfirmasi mengatakan, bahwa dirinya selaku fasilitator tempat sudah mempersiapkan dan tidak melihat masalah internal kepengurusan cabang olahraga tersebut.

Mengingat bahwa agenda kegiatan ini tingkat Provinsi jadi menurutnya, “silahkan secara organisasi saja,” kata Kaonang.(Dul)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *