Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Angkat Bicara Terkait Banjir di Kota Tangerang 

banner 468x60

SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Akibat turun hujan yang begitu deras membuat  banjir dibeberapa titik di Kota Tangerang, baik lokasi langganan maupun titik baru merupakan momok/kegagalan Minitasi Perencanaan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang  saat Perencanaan pengelolaan air, dalam hal ini yaitu Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Hal tersebut diungkapkan oleh ketua Fraksi PDI Perjuangan sekaligus sebagai Sekertaris Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Andri S Permana saat melakukan sidak  lokasi genangan air di GOR Dimyati Kota Tangerang.

Politisi muda ini juga menyebutkan Fenomena banjir dan genangan di Kota Tangerang terjadi lantaran pada saat melakukan perencanaan antara kondisi geografis sebuah wilayah dengan rencana tata ruang pengembangan wilayah tidak ada sinkronisasi.

“Karena secara teori air itu jatuh dari tempat yang tinggi mengalir tempat yang rendah, harusnya saat perencanaan pengembangan tata ruang di Perda RTRW-nya diberikan ruang tempat-tempat wilayah serapan di zona hijau tidak perkenankan untuk dibangunnya bangunan apapun,” tutur Andri S.Permana Anggota DPRD Kota Tangerang,Rabu (11/5/22) kepada Suluhnews.id.

Lanjut Andri,Saat bicara pembangunan kota sebuah keniscayaan perlu ada manajemen banjir, manajemen tata kelola air melalui rekayasa teknologi untuk mengurangi dampak genangan terhadap pengembangan wilayah di suatu tempat.

“Saat ini saya menilai proses perencanaan mitigasi bencana Pemkot Tangerang belum sampai keranah tersebut,” bebernya.

Terkait anggaran yang terus digelontorkan oleh Pemkot Tangerang untuk menangani banjir salah satunya tentang pembangunan Drainase.

“Bobot masalah dengan anggaran kegiatan yang telah disiapkan dengan kajian teknis yang dalam catatan saat ini lokasi banjir atau genangan yang lama (langganan.red) belum selesai, tapi belakangan ini muncul beberapa genangan titik baru,” ujar Andri.

Kalau berbicara saat ini kegiatannya ada, anggarannya besar tapi kok banjirnya masih ada, tinggal di cek secara pendekatan teknis oleh teman-teman dari Dinas PUPR berapa kebutuhan untuk menangani banjir di Kota Tangerang agar masalah ini clear secara komprehensif,katanya. (Dul)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *