Komisi IV DPR Dukung Perikanan Budi Daya Jadi Pilar Swasembada Pangan

Komisi IV DPR Dukung Perikanan Budi Daya Jadi Pilar Swasembada Pangan.
banner 468x60

SULUHNEWS.ID, JAKARTA – Komisi IV DPR RI menegaskan dukungannya terhadap penguatan sektor perikanan budi daya sebagai bagian penting dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Komitmen tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja spesifik ke Balai Budidaya Ikan Air Tawar (BBIAT) Curug Barang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Kunjungan ini diikuti oleh jajaran Komisi IV DPR RI, perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), pemerintah daerah, serta para pembudidaya ikan. Agenda tersebut difokuskan untuk melihat langsung kondisi balai sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan perikanan budi daya berbasis potensi daerah.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya KKP, Tb Haeru Rahayu, menilai Kabupaten Pandeglang memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai sentra budidaya ikan air tawar. Ketersediaan sumber air yang berkualitas serta dukungan lahan dinilai menjadi faktor utama dalam meningkatkan produksi komoditas unggulan seperti nila dan lele.

“KKP akan terus mendorong penguatan kebijakan perikanan budi daya serta mempererat koordinasi dengan pemerintah daerah agar potensi yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal. Ke depan, nila dan lele akan menjadi komoditas andalan dalam mendukung Program Nasional Makan Bergizi Gratis,” ujar Tb Haeru Rahayu.

Ia menambahkan, KKP juga terus melakukan pembenahan pada aspek pendukung produksi, termasuk sistem penyediaan pakan. Masukan dari Komisi IV DPR RI, pemerintah daerah, dan para pembudidaya akan menjadi bagian penting dalam penyempurnaan kebijakan ke depan.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan, menegaskan bahwa sektor perikanan budi daya memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Budidaya ikan sangat prospektif untuk dikembangkan di berbagai daerah. Selain mudah dikembangkan, ikan juga memiliki kandungan gizi tinggi yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Komisi IV DPR RI juga mendorong penguatan sinergi antara KKP, pemerintah daerah, dan Badan Gizi Nasional agar komoditas ikan dapat menjadi bagian berkelanjutan dalam Program Makan Bergizi Gratis.

Di sisi lain, Kepala BBIAT Curug Barang Pandeglang, Erwin Damayanto, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan DPR RI dan KKP. Ia berharap sinergi tersebut dapat mempercepat pengembangan perikanan budi daya di Pandeglang serta memperkuat peran daerah tersebut sebagai penyangga kebutuhan ikan nasional.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat budidaya perikanan nasional untuk menopang ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat, sekaligus menekan eksploitasi penangkapan ikan di alam agar kelestarian sumber daya perikanan tetap terjaga.

(red)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *