SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG — Liga Santri Wali Kota Tangerang Cup 2026 resmi dibuka dengan pertandingan perdana antara Pondok Pesantren (Ponpes) Ummul Rodhiyah melawan Ponpes Darussalam Poris di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, Jumat (4/9/2026).
Ajang yang digelar Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kota Tangerang tersebut menjadi wadah bagi para santri untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga sekaligus mempererat tali silaturahmi antarpondok pesantren.
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, Liga Santri Wali Kota Tangerang Cup 2026 merupakan bagian dari rangkaian menuju peringatan Hari Santri Nasional. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit pesepak bola berbakat dari kalangan santri.
“Liga Santri ini dibuka sebagai rangkaian menuju peringatan Hari Santri Nasional sekaligus mencari bakat pesepak bola dari kalangan santri. Kami memberikan dukungan penuh agar ajang ini berjalan sukses karena tidak hanya soal kompetisi, nilai ukhuwah persatuan antarponpes bisa dijalin lewat sepak bola ini,” ujar Sachrudin.
Menurutnya, olahraga menjadi salah satu sarana efektif untuk membangun karakter, sportivitas, disiplin, serta memperkuat persaudaraan di kalangan generasi muda, termasuk para santri.
Sementara itu, Ketua FSPP Kota Tangerang Zuhri Fauzi menuturkan, Liga Santri Wali Kota Tangerang Cup 2026 menjadi momentum memperkuat ukhuwah dan kebersamaan antarpondok pesantren di Kota Tangerang.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan tahun ini berlangsung lebih meriah dibandingkan tahun sebelumnya dengan melibatkan 16 pondok pesantren dari berbagai wilayah di Kota Tangerang. Selain memperebutkan trofi, para peserta juga berkesempatan meraih hadiah dengan total jutaan rupiah.
“Kami juga akan mendorong tidak berhenti di sini, klub pemenang nanti akan didukung untuk berpartisipasi dalam ajang Liga Santri Nasional kalau memang diadakan,” kata Zuhri.
Liga Santri Wali Kota Tangerang Cup 2026 akan berlangsung pada 4 hingga 18 September 2026. Babak penyisihan dijadwalkan berlangsung di Stadion Mini Cipondoh, sementara laga pembuka dan partai final digelar di Stadion Benteng Reborn.
Melalui ajang ini, diharapkan lahir talenta-talenta muda berbakat dari lingkungan pesantren sekaligus memperkuat semangat persatuan, sportivitas, dan kebersamaan di kalangan santri Kota Tangerang. (Ahmad)







