SULUHNEWS.ID, KABUPATEN TANGERANG – Kegiatan pengajian majelis Dzikir Hadadan dan doa bersama di liburkan untuk sementara, di bulan suci Ramadhan satu bulan penuh. Akan di ganti dengan kegiatan pesantren kilat di bulan suci Ramadhan yang isi kegiatan agama, yaitu belajar membaca Tilawatil Qur’an atau Qori, belajar Tajwid dan lain-lainnya.
Acara kegiatan pesantren kilat Ramadhan yang di ikuti dari anak-anak remaja putra dan putri yang di bina membaca Al-Qur’an dan tajwid supaya yang punya potensi bisa berkembang dengan baik, untuk meningkatkan SDM anak tersebut dan bisa jadi Qori dari dasar pembelajaran ini. Pengajian majelis Dzikir Hadadan yang bertempat di Kampung Kemiri, Tegal, RT02/RW01, Desa Kemiri, Kec Kemiri, Kab.Tangerang, Banten. Kamis 07/03/2024.
Turut hadir, Ustadz Adung Abdul Haris Pimpinan Majlis Dzikir Hadadan, Ustadz Mahfud Tokmas Kemiri, Yaman kalahideung Ketua PPBNI Satria Banten DPAC Kemiri, Ustadz Zaenudin Sekdan Hadadan, Sutisna Ketua Majelis Dzikir Hadadan, Ustadz Aeng, Lurah Kobong, Jaro Encung Kumis Tokmas, beserta jama’ah dan jajaran nya.
Saat di konfirmasi wartawan Suluhnews, Ustadz Adung Abdul Haris yang di sapa sehari hari nya Abah Adung, Pimpinan Majlis Dzikir Hadadan mengatakan “Allhamdulillah pada malam ini kita semua bisa hadir dalam acara pengajian majelis Dzikir Hadadan dan sekaligus penutupan pengajian ini. Sudah rutinitas pengajian ini di liburkan sementara di bulan suci Ramadhan yang di ganti dengan pengajian membaca belajar Tilawatil Qur’an atau Qori buat remaja putra putri warga kemiri dan ada juga di luar desa kemiri yang mengikuti kegiatan pesantren kilat di bulan suci ramadhan ini,” katanya.
Kegiatan majelis Dzikir Hadadan yang di lakukan setiap kamis malam jumat. Jamaah nya bebas bukan khusus warga desa kemiri saja, banyak dari luar Kecamatan Kemiri. Dari luar Kecamatan Kemiri juga ada, misalnya dari Kecamatan Rajeg, Mauk, Kronjo, Gunung Kaler, Kresek bisa mencakup se-Kabupaten Tangerang.
Majelis Dzikir Hadadan, bertujuan menjalin tali silaturahmi antar sesama muslim, dan menciptakan generasi muda yang berpotensi dan kompeten dalam segi bakat ilmu agama dan religius dalam kontek ilmu keagamaan.
Kegiatan pengajian majelis Dzikir Hadadan sudah berjalan tujuh tahun, Allhamdulillah jamaah nya setiap bulannya bertambah, ada kegiatan ini di isi dengan berzikir dan berdoa bersama. Faedah dan manfaat kegiatan ini untuk menjalin tali silaturahmi, indahnya kebersamaan dan bisa jadi bekal amal ibadah kita kepada Allah SWT di akhirat nantinya,” ucap Ustadz Adung Abdul Haris
Acara penutupan Pengajin Majelis Dzikir Hadadan berjalan lancar dan khidmat yang di tutup doa’ bersama.(Dusman)







