SULUHNEWS.ID, KABUPATEN TANGERANG – Bertempat di halaman Masjid Al Mutaqin Desa Pondok Jaya, Paguyuban Transportasi tangerang Utara (Pantura), yang di nakodahi Faisal atau biasa di sebut bang Nobel mengadakan bakti sosial Khitanan Massal, dengan tema
“Meningkatkan Peran sosial bagi masyarakat di sekitarnya, khusus wilayah pantura kabupaten Tangerang, Dalam menjalin tali silaturahmi yang baik di kalangan Masyarakat luas” acara di laksanakan, Minggu ( 20 / 3 / 2022) berjalan tertib dan lancar.
Turut Hadir dalam acara, Faisal Ketua paguyuban Pantura, Barhum Wakil Ketua DPRD TK 1 Provinsi Banten Praksi Partai PDI Perjuangan, Suyatno Kapolsek Sepatan, Deri Darmawan Kepala Desa Pondok Jaya, Binamas dan Babinsa , Ketua BPD Pondok Jaya, RW Kris, Ma’ mun Tokoh Masyarakat, Bos Awe dan seluruh pengurus dan anggota paguyuban Pantura.
“Hari ini kami mengadakan bakti sosial yang kedua “Khitanan Massal” dengan target anak yang di khitan kurang lebih 50 Anak di wilayah kecamatan sepatan dan merupakan rata rata dari keluarga Du’afa,” kata Faisal yang biasa akrab di sapa Nobel.
Sambil menunggu di khitan, anak anak di suguhkan hiburan sulap dari salah satu relawan paguyuban Pantura.
“Setelah di khitan anak anak di berikan bingkisan dan uang kerohiman, di mana dana tersebut bukan saja dari partisipasi pengurus dan anggota ; tapi juga dari sponsor seperti dari PT.Jaya Bersama Texindo dan Grand City the Extention,” pungkasnya .
Dirinya berharap di kegiatan baksos selanjutnya, sasaran anak yang di khitan bisa lebih banyak lagi, serta sponsor yang berpartisipasi juga lebih banyak.
Di tempat yang sama ,Suyatno Kapolsek Sepatan menyambut positif kegiatan baksos yg di laksanakan oleh paguyuban Pantura
“Kami sangat apresiasi dengan kegiatan baksos “Khitanan Massal” yang di lakukan oleh Paguyuban Pantura, Mudah mudahan ke depan bermunculan organisasi organisasi kepemudaan yang melakukan kegiatan kegiatan sosial di wilayah kami , ini bukti kepedulian kepada sesama,” tambah Kapolsek Sepatan.
Kegiatan baksos Paguyuban Pantura di laksanakan per tiga bulan sekali , dan untuk tim kesehatan dari Rumah sunat Ar Rahma kurang lebih 12 orang. (Tuti)







