Para Pemudik Turun Dari Pelabuhan Bakauheni Dikawal Ketet Pihak Kepolisian 

banner 468x60

SULUHNEWS.ID, LAMPUNG – Para pemudik tujuan Lampung sangat gembira saat turun dari kapal di pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan,petugas dari kepolisian mengatur pengendara roda dua dalam baris,setelah selesai barisan roda dua rapih di berangkatan dengan pengawalan ketat para petugas kepolisian didepan maupun dibelakang,seperti yang dicerita Naser,Malam itu, Sabtu (20/4/2022) pukul 20.00 WIB, Naser dan istrinya baru turun setelah menyeberang dari Pelabuhan Merak, Banten.

Dengan sepeda motor, Naser hendak pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Pesawaran.

Barang bawaan Naser dan istrinya cukup banyak, diletakkan di atas tangki dan di bagian belakang kursi pembonceng.

Naser sebenarnya sudah berusaha menghindari kemacetan sampai di Pelabuhan Bakauheni pada malam hari.
Namun, kondisi Pelabuhan Merak yang macet panjang dan antrean padat kendaraan pemudik membuat rencana perjalanannya molor hingga lima jam.

“Berangkat dari Tangerang sebenarnya Jum’at. Seharusnya kalau lancar, sampai sini (Pelabuhan Bakauheni) sekitar jam 2 siang, tapi ternyata macet panjang,” kata Naser.

Keengganan Naser untuk melintas pada malam hari di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) menuju Kabupaten Pesawaran lantaran terkenal rawan pembegalan.

“Dari sini (Pelabuhan Bakauheni) sampai Kalianda sih santai, tapi lepas dari Kalianda agak ngeri, Mas. Kiri kanan gelap, takut kena begal,” kata Naser

Naser sudah memikirkan sebuah rencana. Dia akan memacu sepeda motornya ketika melintasi titik-titik rawan.

Namun, kekhawatiran Naser berkurang ketika petugas kepolisian mengawal dia dan para pemudik ketika melintasi lokasi rawan.

“Alhamdulillah, ternyata kita dikawal ini. Agak tenanglah bisa santai bawa motornya,” kata Naser.

Menurutnya, jalan lintas sumatera mulai dari Pelabuhan Bakauheni hingga perbatasan Kota Bandar Lampung agak ngeri-ngeri sedap.

“Jalannya banyak yang bergelombang, apalagi saya bawa (motor) matik, kerasa benar,” kata Naser.

Ditambah lagi kondisi jalan yang gelap tidak ada lampu penerangan dengan sebelah kanan dan kiri rimbun pepohonan dan kebun.

“Ya rawan (pembegalan), makanya biasanya kalau saya balik dari Tangerang, saya usahain sampai sini itu siang, jadi enggak terlalu ngeri,” katanya.(wan)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *