SULUHNEWS.ID, TULANG BAWANG-Pembangunan Fisik Ruang Perpustakaan Beserta Perabotannya yang berada di Sekolah Dasar Negeri 01 Sungai Burung Kecamatan Dente Teladas Kabupaten TulangBawang bersumber dari Dana Alokasi Khusus ( DAK) Fisik Tahun Anggaran 2020 disinyalir bermasalah.
Dimana kegiatan Swakelola yang bersumber dari DAK Fisik TA.2020 tersebut senilai Rp.185.000.000,- (Seratus Delapan Puluh Lima Juta). sesuai pada papan informasi kegiatan ketentuan masa pengerjaannya adalah 90 hari kalender terhitung dari 10 Oktober 2020, akan tetapi sampai saat ini (akhir Febuari 2021) belum juga terselesaikan.
Menurut salah satu warga dan sekaligus sebagai walimurid yang tidak meminta identitasnya untuk tidak menjelaskan kepada awak media ,bahwa kegiatan pekerjaan mulai pada awal tahun 2021 ini,
“Bangunan tersebut baru di kerjakan awal bulan, di tahun 2021 ini, makanya kerjaan itu sampai sekarang belum selesai,” ungkapnya,Jum’at (26/2/21).
Lebih Lanjut dia menjelaskan, “Kalaupun dia ( Kepala sekolah-red ) begitu ditanya jawaban ,Waktu belum bisa dikerjakan dikarenakan ruapan air pasang dan tanggul jebol”.Menurut saya itu hanyalah sebuah alasan yang tidak masuk akal ,sebab, ruapan air atau tidak keadaannya sama seperti sekarang, waktu air meruap pasang hanya dalam hitungan jam sudah kering lagi, seharusnya sudah di bangun dari tahun 2020,katanya.
Ditempat terpisah ketua komite sekolah Samsudin begitu dikomfirmasi terkait bangunan ruang perpustakaan yang belum selesai hingga melampaui ketentuan yang telah ditentukan oleh Dinas Pendidikan.
Ketua Komite Samsudin menuturkan, “Kami pihak komite sekolah tidak paham kenapa bangunan itu tidak selesai sampai sekarang dan kepala sekolahnya juga tidak pernah koordinasi dengan komite, “tuturnya.
Lanjutnya Samsudin menjelaskan, seharus kepala sekolah ber koordinasi dengan pihak komite,agar bilamana ada kendala masalah pengerjaan bangunan ,kita dari komite bisa membantu, mencarikan solusinya,tutur Samsudin ketua Komite Sekolah.
Sedangkan Kepala Sekolah SDN.01 Sungai Burung Dente Teladas, sampai berita ini tayang Kepala saat ini tidak bisa di konfirmasi, begitu juga dihubungi via telphon seluler tersambung namun tidak diangkat. (tar/tim)







