SULUHNEWS.ID, KABUPATEN TANGERANG – Semangat syiar Al-Quran bergema di Desa Marga Mulya, Kecamatan Mauk. Pemerintah Desa Marga Mulya saat ini tengah menggelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat desa perdana sebagai upaya membina generasi muda yang cinta Al-Quran.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Rabu-Kamis, 2-3 September 2026, ini diikuti 40 peserta dari kalangan anak-anak dan remaja. Para peserta mengikuti tiga cabang perlombaan, yakni Tahfidz, Tilawah, dan Murottal.
Kepala Desa Marga Mulya, Abu Bakar, menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan investasi jangka panjang untuk kemajuan masyarakat dan pembangunan karakter generasi muda.
“Selain untuk meningkatkan kemajuan warga, hal ini juga sebagai wadah pembinaan usia dini dan menjaring bibit-bibit berprestasi yang akan kami kirim untuk mengharumkan nama desa di MTQ tingkat kecamatan nanti,” ujar Abu Bakar.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Quran sekaligus mempersiapkan generasi Qur’ani yang mampu bersaing dan berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Untuk menjamin kualitas pelaksanaan dan hasil yang maksimal, Pemerintah Desa Marga Mulya telah melakukan koordinasi intensif dengan para ustadz dan tokoh agama di wilayahnya jauh hari sebelum kegiatan dilaksanakan.
“Kami ingin hasil yang maksimal. Dengan bimbingan para ustadz, kami optimistis akan lahir qori dan qoriah terbaik yang menjadi kebanggaan desa,” lanjutnya.
Rangkaian MTQ ini berlangsung selama dua hari. Pada puncak acara nanti, para juara di setiap cabang perlombaan akan mendapatkan trofi penghargaan serta pembinaan sebagai bentuk dukungan pemerintah desa terhadap prestasi generasi Qur’ani.
MTQ tingkat desa ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan yang mampu menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Quran sejak usia dini, sekaligus mencetak generasi emas yang berakhlak mulia, berprestasi, dan mampu membawa nama baik Desa Marga Mulya di berbagai ajang keagamaan.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Marga Mulya, Sekretaris Kecamatan, aparatur desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, peserta, serta tamu undangan lainnya. (Tuti)







