Perkuat Mitigasi Bencana, Pemkot Tangerang Bentuk Kelurahan Tangguh Bencana di Jurumudi Baru

Perkuat Mitigasi Bencana, Pemkot Tangerang Bentuk Kelurahan Tangguh Bencana di Jurumudi Baru
banner 468x60

SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memperkuat ketahanan wilayah terhadap potensi bencana sejak dini. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Kelurahan Tangguh Bencana (KTB) yang digelar di Kelurahan Jurumudi Baru, Kota Tangerang, Senin (6/7/2026).

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menegaskan bahwa penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau BPBD semata, tetapi memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

Bacaan Lainnya
banner 300250

“Bencana tidak pernah bisa kita prediksi. Tapi kesiapsiagaan harus selalu kita siapkan. Kesiapsiagaan inilah yang menentukan cepat atau lambatnya kita menyelamatkan diri dan lingkungan,” tegas Sachrudin.

Menurutnya, pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana bertujuan membangun masyarakat yang lebih mandiri, sigap, serta memahami langkah-langkah mitigasi secara tepat sehingga mampu meminimalkan risiko ketika bencana terjadi.

Sachrudin menjelaskan, Kelurahan Jurumudi Baru yang berada di kawasan padat penduduk dengan mobilitas masyarakat yang tinggi memerlukan penguatan koordinasi dan solidaritas antarwarga sebagai garda terdepan dalam menghadapi situasi darurat.

“Tidak ada yang lebih kuat dari gotong royong. Ketika warga paham risiko dan tahu harus berbuat apa, maka dampak bencana bisa ditekan seminimal mungkin,” ujarnya.

Ia juga meminta jajaran lurah hingga camat untuk lebih aktif turun ke lapangan, mendengar kebutuhan masyarakat, serta memastikan sarana dan prasarana lingkungan tetap dalam kondisi baik, aman, dan siap digunakan saat terjadi keadaan darurat.

Selain itu, Sachrudin menekankan pentingnya penguatan fungsi posko kedaruratan di tingkat RW agar benar-benar aktif, memiliki kesiapan personel, serta mampu bergerak cepat ketika terjadi bencana.

“Posko RW harus senantiasa aktif, bukan hanya nama. Di situlah awal respons cepat kita terhadap keadaan darurat. Dengan kesiapsiagaan yang baik di tingkat lingkungan, diharapkan penanganan awal dapat dilakukan lebih cepat dan tepat,” pungkasnya.

Melalui pelatihan ini, Pemkot Tangerang berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki kemampuan mitigasi bencana, sehingga tercipta lingkungan yang tangguh, siap siaga, dan mampu menghadapi berbagai potensi bencana secara mandiri dan terkoordinasi. (Ahmad)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *