Perumda Tirta Benteng Terapkan Lapor Meter Mandiri

banner 468x60

SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG
PDAM Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang melakukan sejumlah terobosan dalam segi pelayanan. Terutama saat kondisi pandemi seperti sekarang ini.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Direktur Utama PDAM TB Kota Tangerang, Sumarya. Ia menjelaskan bahwa pihaknya melakukan berbagai inovasi terhitung mulai pertengahan Mai 2021 memasuki musim pandemi. Setelah pasca liburan Hari Raya.

“Tentunya pelayanan harus lebih maksimal. Air bersih sangat dibutuhkan masyarakat. Mulai dari cuci tangan dan juga disinfektan,” papar Sumarya, Jumat (16/7/2021).

H. Sumarya, Direktur Utama PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang.

Sumarya juga mengungkapkan bahwa selama pandemi pemakaian air di rumah tangga mengalami kenaikan signifikan. Namun berbeda untuk industri, niaga, bahkan Bandara Internasional Soekarno Hatta menurun drastis pemakaiannya.

“Di masa pandemi ini memang pembayaran sangat tersendat. Masyarakat lebih memilih mendahulukan kebutuhan pokok lainnya. Kalau nunggak bayar, tidak kami langsung putus, masih diberikan kesempatan hingga bulan ketiga,” imbuh Sumarya.

Sumarya menyatakan bahwa pada prinsipnya pihaknya melakukan imbauan terlebih dulu bagi mereka yang ekonominya lagi sulit. Terlebih dalam kondisi pandemi saat ini. “Ada peraturan Direksi yang kami buat. Kami tahu persis ekonomi masyarakat sulit pada pandemi ini. Makanya pembayaran tagihan bisa dicicil,” ungkap Sumarya.

Sementara itu, Sumarya menyatakan bahwa jajarannya juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Begitu juga dalam menghadapi new normal atau tatanan hidup baru. “Protokol kesehatan ditempuh. Ini rangkaian kesatuan bagaimana kami mengedepankan pelayanan tetap harus dijaga dan juga kualitas,” ucapnya.

Sumarya menerangkan dari sisi pelayanan menghindari kontak fisik. Hal itu dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Loket pembayaran yang banyak dibuka beralih pada cashless. Pelanggan bisa bayar tagihan melalui Tokopedia atau pun pembayaran online lainnya,” kata Sumarya.

Begitu juga dengan petugas pembaca meteran yang biasanya door to door ke rumah warga. Masyarakat bisa melaporkannya secara mandiri langsung, bisa foto dikirim melalui aplikasi WhatsApp. “Tidak bisa dipungkuri ini juga bisa menjadi terkendala sendiri. Nilai efektivitas dan akurasi jadi persoalan dalam pembacaan meteran mandiri ini. Kan tidak semua masyarakat sadar untuk lapor,” ungkapnya.

Menurutnya yang tidak laporkan meterannya itu menjadi persoalan. Akhirnya pihaknya melakukan penagihan berdasarkan asas angka rata-rata pemakaian. Dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19, Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang menerapkan Lapor Meter Mandiri. Pelanggan dapat memberikan foto meternya sebelum tanggal 25 setiap bulannya melalui link berikut.

Dalam Link tersebut, Pelanggan dapat melaporkan angka meteran air melalui smartphone melalui syarat seperti, klik link https://bit.Iy/tirtabenteng, isi lengkap formulir laporan, upload foto meteran air anda, kirim, selesai.(Adv)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *