Gubernur Andra Soni Komitmen Optimalkan Program Strategis Presiden Prabowo di Banten

Gubernur Andra Soni Komitmen Optimalkan Program Strategis Presiden Prabowo di Banten
banner 468x60

SULUHNEWS.ID, SERANG – Gubernur Andra Soni menegaskan implementasi program-program strategis Presiden Prabowo Subianto di Provinsi Banten sudah terlaksana dengan baik dan optimal. Tidak sampai di situ, gubernur juga memperkuat program turunannya dalam kebijakan program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, sehingga implementasi kebermanfaatan program pro kerakyatan itu dirasakan lebih luas.

Misalnya Sekolah Rakyat (SR) atau Integrasi Komprehensif Sekolah Rakyat. Program strategis dalam rangka membuka akses pendidikan yang merata dan meningkatkan keterampilan praktis siswa pra sejahtera itu di Provinsi Banten sudah berdiri di enam wilayah yakni di Kabupaten Tangerang ada dua. Sekolah Rakyat Terintegrasi Politeknik Penerbangan Indonesia dan Sekolah Rakyat Terintegrasi Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan di Kecamatan Curug.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Lalu di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sekolah Rakyat Menengah Atas 33 Kota Tangsel, di Kota Serang Sekolah Rakyat Terintegrasi 37 Serang dan di Kabupaten Lebak dan Pandeglang Sekolah Rakyat Terintegrasi.

“Untuk meningkatkan keterampilan praktis siswa, di Sekolah Rakyat Terintegrasi itu kita kolaborasi bersama UPTD latihan kerja baik milik Pemprov Banten yang berada di Tangsel maupun BBPVP di Serang,” kata Gubernur Banten Andra Soni.

Kemudian Sekolah Garuda Transformasi yang sudah berjalan di empat sekolah yang ditunjuk yakni SMAN Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS), sekolah berasrama unggulan yang mengintegrasikan nilai akademik, kepemimpinan dan nilai-nilai keagamaan serta MA Ibad Ar Rahman yang memadukan antara kurikulum nasional dengan pondok pesantren.

Sedangkan untuk dua lagi berada di Kota Tangsel yakni SMA Labschool Cirendeu yang mengunggulkan layanan pendidikan yang inovatif, berkarakter dan berdaya saing internasional serta SMA Kharsma Bangsa yang fokus pada ekosistem Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) dan kesiapan menuju perguruan tinggi terbaik dunia.

“Di Sekolah Garuda itu tidak hanya memberikan beasiswa penuh bagi siswa berpotensi dari keluarga tidak mampu, tapi untuk memastikan kurikulum standar internasional yang diterapkan berjalan baik dilakukan juga pembinaan oleh tim pakar dari sejumlah kampus ternama seperti UI, ITB dan UNJ,” jelasnya.

Untuk mendukung program pemerataan akses pendidikan yang berkeadilan dan mencetak generasi unggul itu, Andra Soni memperluas pemenuhan layanan dasar di Provinsi Banten melalui Program Sekolah Gratis bagi sekolah swasta dan Madrasah Aliyah (MA) swasta.

Pada tahun pertama pelaksanaan, Program Sekolah Gratis bagi swasta itu, ada sebanyak 60.705 siswa kelas X penerima manfaat dari 801 sekolah swasta serta 10.000 penerima manfaat untuk MA di tahun ajaran 2026-2027. Untuk memperluas daya tampung di sekolah negeri, Pemprov Banten juga melakukan pembangunan tiga Unit Sekolah Baru (USB) dan Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di tahun 2026.

“Kami juga telah merevitalisasi 52 sekolah di tahun 2025 dan di 2026 ini ada 81 sekolah baik sekolah negeri maupun swasta yang sedang dilakukan revitalisasi,” tambahnya.

Untuk sektor ketahanan pangan, Provinsi Banten masuk daerah yang surplus dengan masuk delapan daerah produksi padi terbesar nasional pada tahun 2025 dengan total produksi padi mencapai 1.774.017 ton GKG.

“Di tengah kondisi geopolitik dunia yang semakin tidak menentu. Kondisi komoditas pangan strategis kami masih terpenuhi dengan margin yang sangat aman,” ujarnya.

Dukungan Provinsi Banten terhadap program 3 juta rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah sudah terealisasi sebesar 88,75 persen atau 5.108 unit yang sudah resmi terjual dari total ketersediaan yang ada mencapai 5.755 unit.

Selanjutnya hasil pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres), jalan daerah tahun 2025 di Provinsi Banten mencapai 21,13 kilometer yang fokus pada jalan beton setebal 20 cm pada tujuh ruas jalan yang tersebar di Kota Serang, Kabupaten Serang, Pandeglang, Tangerang, dan Lebak.

“Sementara untuk jalan yang menggunakan material aspal, kami menggunakan pengerasan aspal lentur 4 cm. Seluruh proyek ini juga dilengkapi dengan pembangunan infrastruktur pendukung, seperti saluran air beton, gorong-gorong, serta dinding pasangan batu,” jelas Andra.

Andra Soni melanjutkan, kebijakan Inpres ini diperluas melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) serta pembangunan infrastruktur pendukung lainnya. Pada 2025 Pemprov Banten telah membangun 62 infrastruktur desa sepanjang 67,87 km dan akan ditambah 46,71 km pada Tahun 2026. total luas areal irigasi mencapai 29.221 hektar dengan rerata kondisi jaringan berada di tingkat 68,70% dan total panjang saluran mencapai 333.096 meter.

“Prasarana, sarana dan utilitas lainnya mencapai 407 kilometer pada tahun 2025 dan 1.200 titik jalan yang akan diselesaikan pada 2026,” katanya

Untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sudah mencapai 3.502.238 penerima manfaat yang masuk kategori siswa, balita, ibu hamil dan menyusui dengan total SPPG aktif mencapai 1.337 unit yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota.

“Untuk capaian Program Cek Kesehatan Gratis,(CKG) di Provinsi Banten sudah mencapai 3.211.652 penerima manfaat,” ujarnya.

Terakhir, untuk capaian program Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP), total yang sudah beroperasi di Provinsi Banten mencapai 740 koperasi. Sedangkan yang masih dalam tahap pembangunan sebanyak 538 koperasi. (adv)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *