Petugas Check Point Tugu Ikan Sampora Sangat Ketat

banner 468x60

SULUHNEWS.ID, KUNINGAN– Larangan mudik yang di lakukan pemerintah jelas sebagai upaya pencegahan terhadap paparan kasus Covid19 di daerah.

Berhubungan sudah dua Lebaran Idul Fitri tidak pulang kekampung halaman, warga yang sudah lama tinggal dikawasan Tangerang nekat pulang kampong, Namun hal itu tidak sedikit warga urban nekat melakukan mudik tanpa melengkapi surat keterangan kesehatan semacam hasil tes swab, tes rapid antigen atau genose.

Menurut IPDA Sunardi sekaligus sebagai Padal Check Point di Tugu Ikan di Desa Sampora, Kecamatan Cilimus, Kuningan Jawa Barat mengatakan, adanya larangan mudik membuat banyak orang mencoba berbagai cara untuk mengelabui petugas agar bisa kembali ke kampung halamannya.

“Ada enam orang pemudik asal Jakarta yang akan kembali ke daerah Cibingbin Kuningan, mereka bersembunyi di belakang truk yang ditutupi terpal, kami perintahkan balik arah,” ungkap Sunardi kepada wartawan, Minggu  (2/5/2021).

Usaha menggagalkan pemudik nekat, kata Sunardi, awalnya petugas curiga dengan truk bernomor polisi E 8965 YW berwarna kuning itu.
Saat diperiksa truk itu rupanya mengangkut pemudik asal Jakarta.

“Iya ada kendaraan truk yang mengangkut enam orang pemudik. Pemudik ini mengelabui petugas dengan sembunyi di belakang truk yang ditutup terpal, biar dikiranya bawa barang,” kata Sunardi.

Alasan petugas menitah balik arah terhadap pengemudi tadi, kata Sunardi mengaku setelah dilakukan pemeriksaan dalam kendaraan pemudik yang menumpang di truk tersebut tidak bisa menunjukkan surat hasil antigen maupun prokes COVID-19 lainnya.

“Petugas pun akhirnya terpaksa memutar balikkan truk untuk kembali ke Jakarta. Pemudik ini mau pulang ke Cibingbin, pas diperiksa tidak bisa menunjukkan surat hasil antigen. Jadi kami putar balik kembali ke Jakarta,” katanya.

Kebijakan larangan mudik, kata Sunardi, kendaraan berpelat nomor luar daerah yang melintas di pos check point Tugu Ikan Sampora mulai mengalami peningkatan. Sejak pagi hingga sore ini saja petugas telah memeriksa puluhan kendaraan.

“Ada sedikit peningkatan. Sewaktu Pagi yang diperiksa di check point Tugu Ikan Sampora ada 24 unit roda empat, 12 unit roda enam dan 47 unit kendaraan roda dua,” ujar Sunardi.

Aj (45 ) yang tinggal dikawasan Tangerang,begitu diperintahkan petugas Check point diTugu Ikan Sampora untuk memutar balik ke Jakarta, Aj tetap mengikut perintah untuk memutar balik, kira kira berjarah 1 Km, para penumpang Truk, turun untuk berpindah kendaraan roda dua, sedangkan kendaraan truk diambil pada pagi hari setelah Sahur, katanya, Senin (3/5/21).(to)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *