Pihak RS Hermina Periuk Ingkar Janji Dengan Lingkungan

banner 468x60

SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG –  Pihak Rumah Sakit (RS) Hermina yang berada di lingkungan RW 06 Kelurahan Periuk, Kota Tangerang, sebelum  pembangunan rumah sakit di wilayah tersebut berdiri, dimana pihak RS Hermina akan memberdayakan para pemuda dan warga setempat. Akan tetapi sampai saat ini hanya isapan jempol belaka buat warga lingkungan tersebut.

Seperti yang di utarakan Mantan Ketua RT Duhri Selamat yang dipercaya oleh pemuda mengungkapkan banyak yang sudah diingkari oleh pihak RS Hermina kepada warga RW 06.

“Dulu sebelum terjadi adanya pembangunan RS Hermina, pihak RS akan membantu dan memberdayakan para pemuda dan masyarakat sekitar khususnya di wilyah RW 06, dan memberikan peluang seluas-luasnya bagi warga untuk bekerja di RS tersebut,” ujarnya.

Dirinya juga menceritakan bagaimana awal mulanya pihak RS.Hermina meminta bantuan kepada para tokoh masyarakat untuk bisa membantu dalam merealisasikan pelaksanaan pembangunan rumah sakit tersebut.

“Banyak poin yang sudah dilanggar pihak RS Hermina kepada masyarakat Kampung Nagrak, salah satunya suplai buat kantin dan tenaga kerja,” terangnya.

Oleh karena itu, RT Duhri pernah mengingatkan kepada pihak RS Hermina agar bisa memberikan solusi yang terbaik bagi warga dan pemuda khususnya Karang Taruna dalam membantu masyarakat setempat di sekitar rumah sakit.

Sementara tokoh masyarakat Abah Utut Muhayar, meminta kepada pihak RS agar bisa menjelaskan dan memberikan solusi terbaik bagi warga untuk dapat bekerja sesuai dengan bidangnya masing masing.

“Dulu sebelum terjadi adanya pembangunan emang ada sebuah perjanjian dari pihak RS dengan warga RW.06 salah satunya itu, mempekerjakan orang sekitar Rumah sakit, tapi sekarang sudah berbeda tidak sesuai dengan apa yang pernah di ucapkan, semua itu masih hisapan jempol belaka” terang Abah Uyut.

Hal senada diungkapkan tokoh pemuda RW 06 Cacu Agus. Menurutnya, ada sebuah pernyataan yang pernah diungkapkan oleh pihak RS dengan pemuda terkait pengelolaan limbah rumah sakit.

“Kami dulu pernah bertanya siapa yang akan mengelola limbahnya, agar kami bisa mempercayai dan benar-benar percaya. Akan tetapi hal berbeda yang kami dengar baru-baru ini bahwa pengelolaan limbah tersebut dikerjakan oleh orang di luar daerah kami. Ini kan otonomi wilayah seharusnya penanganan itu dirundingkan terlebih dahulu agar kami juga mengetahuinya dan cari solusi buat warga juga,” kata Cacu bertanya.

Cacu juga sangat kecewa dengan company profile yang diajukan warga dan sekarang dengan dalih terlalu mahal harga yang ditawarkan bahkan sudah dialihkan ke warga Cilegon yang notabene tidak ada pengaruhnya untuk warga sekitar.

Dirinya juga berharap ada solusi yang terbaik dari pihak RS Hermina dan mau menepati apa yang telah di ungkapan kepada warga.

“Mudah mudahan ada solusi yang terbaik buat kita dan Pihak RS Hermina,” harapnya.

Ditempat berbeda, Ketua Karang Taruna RW 06, Herman Buluk mengiyakan semua tudingan tersebut. Ia meminta agar segera kordinasi dengan katar penyangga lainnya dan bila perlu memblokade kedua akses agar lumpuh total aktivitas RS Hermina Periuk apabila pihaknya tidak bisa diajak duduk bersama.

“Apalagi warga selalu berhadapan dengan oknum yang mengaku polisi dari Polsek Jatiuwung dan kami berharap oknum manajer RS Hermina dan oknum polisi tersebut dikembalikan ke asalnya sesuai tupoksinya sebagai pelayan masyarakat bukan sebagai pengusaha ketuanya,” ucapnya.

Awak media berusaha untuk konfirmasi dengan pihak RS Hermina Periuk ,ketika akan dimintai keterangan ,menurut salah satu Security, “Maaf mas, direktur sedang rapat,” kata salah satu security yang tidak mau ditulis identitasnya.(ayu)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *