Sambut Hardiknas, Kepala Sekolah SMK Tri Arga II Evaluasi Siswa

Sambut Hardiknas, Kepala Sekolah SMK Tri Arga II Evaluasi Siswa.
banner 468x60

SULUHNEWS.ID, JAKARTA – SMK Tri Arga II Kebon Jeruk, Jakarta Barat, menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di halaman gedung sekolah, Jumat (2/5/25).

Upacara Hardiknas yang berlangsung di halaman gedung sekolah SMK Tri Arga II Jakarta, Jalan HH Gh. I No. 63, RT. 8/RW. 1, Kebon Jeruk, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, diikuti oleh para guru dan 300 siswa dari kelas X.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Selain bertujuan memperingati Hardiknas, upacara ini juga untuk mengevaluasi pembelajaran bagi para siswa SMK Tri Arga II. Kepala SMK Tri Arga II, Dwi Pujiono, mengatakan kegiatan ini selain untuk memperingati Hardiknas, pihaknya mengevaluasi pertama adalah masalah 7 kebiasaan, pembiasaan yang dari Dinas Pendidikan yang agak susah itu anak untuk bangun pagi, anak itu tidur lebih cepat agak susah, karena kenapa mereka sudah sering main game, jadi kita mengarahkan itu dulu.

Ia juga mengatakan “Kalau mereka sudah bisa bangun pagi, insyaallah pembiasaan-pembiasaan yang lain ikut turut,” ucap Dwi Pujiono.

Oleh karena itu, kata Dwi, dalam upacara, ketika mereka sudah kesiangan, pembiasaan-pembiasaan yang lain sudah hilang, jadi intinya yang pertama mereka harus siap bisa bangun pagi, caranya gimana? Kurangi bermain game, tidur lebih awal, selanjutnya makan sehat kalau bisa bawa bekal dari rumah.

Lebih lanjut, akhirnya kan nantinya berujung ke disiplin, jadi tingkat kedisiplinan kalau dia bangun pagi otomatis mereka jalannya juga pagi, yang bangunnya siang kan dia gak bisa masuk, terus dia akan terlambat, jadi itu yang lebih kita utamakan adalah kalau bisa tidur cepat. Memang sekolah menjadi rumah kedua buat mereka, kadang-kala mereka betah di sekolah, kelasnya ada AC, kadang mereka kalau sudah selesai pulang tu tetap masih di sekolah.

Harapannya dalam Hardiknas ini tentunya peran serta guru untuk peserta didik yang pertama, jadikan sekolah itu ramah anak, dimana guru itu tidak lebih tidak kurang menjadi orang tua kedua di sekolah, jadi saya sudah melihat bahwa mereka sudah dewasa, tidak perlu mereka mendapat kekerasan fisik dan lain-lain. (Nisin)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *