SDN 7 Karang Tengah Kota Tangerang Berikan Santunan Anak Yatim Piatu

banner 468x60

SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – 10 Muharram atau yang dikenal dengan hari Asuyra merupakan hari bersejarah dalam Islam untuk mengenang perjalan para Nabi dan Rasul dalam menyiarkan agama tahuid.

Dalam rangka memperingati 10 Muharram Sekolah Dasar (SD) Negeri Karang Tengah 7 Kota Tangerang memberikan santunan kepada anak yatim piatu, Jum’at (19/8/22).

Pada kegiatan berkasih sayang dengan anak yatim piatu itu Kepsek SD Negeri Karang Tengah 7 Eti Krisnawati memberikan santunan  sambil mengusap kepala mereka dengan kasih sayang.

Anak-anakpun mendoakan, agar diberikan kesehatan dan rezeki yang berlimpah, serta mendapatkan keberkahan dan syafaat dari Rosulullah dalam mendidik mereka.

“Alhamdulillah, dalam acara santunan tahun ini kerja sama guru, orang tua dan komite sanggat antusias,” tutur Eti usai acara santunan.

Ia menbahkan, bahwa anggaran santunan tersebut sebesar Rp 18 juta lebih dan diberikan seluruhnya kepada 16 anak yatim piatu yang ada di SD Negeri Karang Tengah 7.

“Kita berikan seluruhnya kepada mereka tanpa kita ambil sepeserpun, santunanya sebesar Rp.850.000 peranak, sembako, paket sekolah, juga makanan ,alhamdulillah berjalan lancar,” ungkapnya.

Tak lupa ia berberpesan kepada anak yatim piatu jangan berkecil hati, karena di Sekolah yang ia pimpin masih ada orang yang masih sayang kepada mereka.

“Tetap semangat, jangan berkecil hati karena kami disini sayang mereka semua, jadilah anak soleh dan soleha. Semoga setelah keluar dari sini dapat menjadi anak yang hebat dan berguna untuk orang banyak,” imbuhnya.

Sementara Korwil Pendidikan Kecamatan Karang Tengah H Surahman mengatakan, kegiatan ini sangat postif untuk anak-anak yang telah ditinggalkan oleh bapak atau ibunya.

“Ini sebagai motifasi untuk mereka yang lebih awal ditinggalkan orang tuanya, mereka tidak sendirian banyak keluarga yang lain disini yang selalu memberikan kasih sayang kepada mereka,” kata H Surahman.

Lanjutnya Surahman mengatakan, bahwa kegiatan seperti ini harus terus dibudi dayakan dan dilestarikan, karena kedepannya tidak ada yang tahu nasib mereka.

“Maka saya mengimbau kepada seluruh guru dan kepala sekolah untuk membudi dayakan dan melestarikan kegiatan ini, karena kedepan kita juga tidak tahu nanti suatu saat keberhasilan mereka sangat luar bisa dan jadi orang sukses,” katanya.

Ia juga berpesan kepada mereka yang lebih dulu ditinggalkan untuk tidak berkecil hati dan tetap semangat dalam menempuh pendidikan.

“Tetap semangat dalam belajar, karena masih ada kita, kiri kanan depan belakang yang sayang kepada mereka,” pungkas H Suherman.(Dul)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *