SULUHNEWS.ID, JAKARTA – Siapa yang tidak mengenal dengan sekolah SMK Kebon Jeruk ( BONJER) yang terletak di jalan Ayub Dalam no 26 B sukabumi Utara kebon jeruk Jakarta Barat.Image kurang sedap ketika mendengar sekolah siswanya tukang tawuran perlahan mulai hilang seiring komitmen pihak sekolah yang mampu merubah reputasi ke hal yang positif dan didukung oleh peran orang tua wali murid ketika siswa kembali ke rumah.
Sekolah Anti Tawuran slogan yang disampaikan oleh Wakil Kepala sekolah SMK Kebon Jeruk sekaligus selaku Bendahara Yayasan Hj. Dwi Jumastuti kepada Suluhnews.id saat di wawancara di ruang kernjanya, Rabu (24/8/22). ‘Masyarakat diharapkan mempercayai kegiatan KBM di SMK Bonjer ini begitu pula dengan pihak kepolisian agar jangan sampai setiap ada kejadian tawuran pihak sekolah di datangi,Setelah di cek di buku induk siswa tidak ada nama yang terdaftar, Padahal ada sekolah lain yang siswanya terlibat tawuran pihak kepolisian tidak mendatangi sekolah tersebut ungkap Hj Dwi Jumastuti.
Pendalaman agama adalah cara yang diterapkan untuk meningkatkan kedisiplinan siswa sebelum pelajaran dimulai seluruh siswa diharuskan untuk sholat Dhuha secara bergilir dipimpin oleh guru agama,
Kedisiplinan siswa meningkat terbukti dari tidak adanya siswa yang datang terlambat,Hukuman membersihkan mushola dan lapangan bagi siswa yang datang terlambat menjadi cambuk agar tidak melanggar kedisiplinan yang diterapkan sekolah.(Nissin)







