SMP Bina Insan Mandiri Laksanakan Piloting Pembukaan Sekolah Terbatas

banner 468x60

SULUHNEWS.ID, JAKARTA– Sekolah Menengah Pertama ( SMP)  Bina Insan Mandiri siap melaksanakan dan mensukseskan piloting pembukaan sekolah terbatas.

SMP Bina Insan Mandiri adalah sekolah yang pertama melaksana kan puloting tatap muka untuk sekolah swasta di Jakarta Barat berlokasi jalan  Meruya Ilir Komp. Perumahan Qaryah Thayyibah Blok. A Rt. 001/05, Srengseng, Kec. Kembangan.

Siti Djabali Rochman.S.Pd Kepsek SMP Bina Insani Mandiri mengatakan, SMP Bina Insan Mandiri mendapat kepercayaan menjadi salah satu sekolah model piloting diwilayah Jakarta Barat ,”kami sangat merespon antusias sekali karena itu memang yang diharapkan dan didambakan  oleh semua siswa maupun para dewan guru,” tutur Siti Djabali Rochman.

Lanjutnya kepsek SMP Bina Insani Mandiri sangat menyambutnya baik dan akan mempersiapkan yang totalitas akan tetap mematuhi protokol kesehatan ,”Uji  coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas dilakukan dalam satu minggu hanya tiga kali pertemuan yaitu hari Senin,Rabu dan Jum’at,” katanya.

Siti Djabali Rochman menambahkan, Untuk konkretnya (waktu) saya belum mendapat arahan dari pokja PTM (Pembelajaran Tatap Muka) untuk penjadwalan, jadwal pelajarannya. karena ini kan menyesuaikan dengan durasi bulan puasa 20-30 menit,” ucap dia.

Beberapa hari yang lalu Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nahdiana menekankan, orang tua memiliki hak penuh untuk mengizinkan anaknya mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah atau tetap melaksanakan belajar dari rumah (BDR) selama pandemi Covid-19 belum terlewati.

“Para orang tua tetap memiliki hak penuh untuk menentukan apakah anaknya diberikan izin untuk mengikuti pembelajaran campuran atau belajar dari rumah,” kata Nahdiana.

Nahdiana mengatakan, pihaknya masih tetap melaksanakan belajar dari rumah selama proses uji coba tersebut. Terlebih, masih ada satuan pendidikan yang tidak lolos asesmen dan belum menjadi peserta uji coba terbatas.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan untuk memperluas pembelajaran tatap muka di sekolah jika uji coba yang akan dilakukan Pemprov DKI berhasil.

“Kalau ini berhasil, maka kita akan mempertimbangkan untuk memperluas kembali. Sekali lagi mohon dukungan untuk semua kita akan uji coba untuk sekolah tatap muka secara terbatas antara online dan offline,” kata Riza.(Nisin)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *