Tidak Diberikan Pinjam Mobil Ambulance, Warga Ramai Ramai Datangi Puskesmas

banner 468x60

SULUHNEWS.ID, KLATEN-Sejumlah warga Desa Jabung kecamatan Gantiwarno Kabupten Klaten Jawa Tenah berramai-ramai mengdatangi Puskesmas yang ada di Gantiwarno, Klaten, Jawa Tengah, mereka memprotes, karena petugas Puskesmas tersebut menolak meminjamkan mobil ambulance untuk mengantarkan  warga yang kerumah sakit, dimana warga tersebut sakitnya sudah sangat kronis. hingga akhirnya warga yang bersangkutan tidak dapat tertolong dan meninggal dunia.

Rais (32) Salah satu warga Desa Jabung mengatakan  kepada wartawan melalui Whatsapp,kami meminta petugas Puskesmas untuk mengatarkan warga kerumah sakit, atau kami meminjam mobil bilamana tidak ada sopirnya, akan tetapi petugas puskesmas tidak memberikan pinjam maupun mengantarkan, dengan terpaksa meminjam mobil pribadi itupun memakan waktu cukup lama berjam jam, setelah mendapatkan pinjaman mobil pribadi korban sesampainya di UGD tidak dapat tertolong .

Rais menceritakan, peristiwa berawal ada salah satu warga bernama Danang Eko (47) yang sedang bermain bulutangkis di Gedung Olahraga Desa Jabung. Setelah selesai, dia istirahat dengan duduk santai, tetapi tiba-tiba tersungkur dan tak sadarkan diri.

“Keadaaan semua panik, lantas warga yang ada berinisiatif pinjam ambulance ke Puskesmas supaya bisa terbantu pernafasannya dengan oksigen dari fasilitas ambulance tersebut, namun tidak dibolehkan dengan alasan harus sesuai prosedur atau SOP,” terang Rais, Sabtu (30/4/2022).

Lanjutnya, kejadian serupa seringkali terjadi, kalau ada warga yang membutuhkan kendaraan ambulance alasanya tetap harus melewati prosedur terlebih dahulu.

“Kejadian ini tidak hanya sekali, atau dua kali Pak. Kalau dipinjami ambulance sama warga alasannya harus melalui proses prosedur terlebih dahulu, makanya dengan kejadian itu, warga sangat kesal dan tadi malam mendatangi Puskesmas,dimana sekitar ratusan orang sampai jam 02.00 WIB,” tutur Rais.

Salah satu warga lain bernama Yuli mengatakan, kejadian itu terjadi pada sekitar pukul 21.15 WIB. Saat duduk-duduk usai main bulutangkis dan ngobrol, Danang tiba-tiba terjatuh dan lemas tak sadarkan diri, pada saat digotong warga masuk mobil pribadi keadaan masih bernafas.

Setelah itu, lanjut Yuli, ketua RT setempat datang lalu mewakili warga untuk pinjam ambulance. tapi tetap tidak diperbolehkan karena prosedur.

“Maksudnya kalo pinjam ambulance itu kan ada oksigen dan alatnya. Kalau pasien emergency begitu harus pakai prosedur, bagaimana? Kan lama, padahal emergency,” kata dia.

Kades Jabung, Kecamatan Gantiwarno, Pramono Hadi, membenarkan ada kejadian tersebut. Warga ramai-ramai ke Puskesmas karena emosi yang tak terbendung, mereka merasa jengkel dan kecewa.

“Betul ada kejadian itu. Kejadiannya tadi malam, emosi kami tak terbendung karena mau pinjam ambulance puskesmas. Untuk membawa warga kami ke rumah sakit, agar segera dapat tindakan medis tidak diperbolehkan,” ucapnya, saat narasumber mendatangi kades.

Pramono mengatakan, petugas jaga puskesmas bilang ada instruksi dari dokter penanggungjawab klinik rawat inapnya puskesmas. Akhirnya warga yang sakit dibawa ke rumah sakit menggunakan mobil pribadi.

“Karena pinjam ambulance tidak boleh, maka warga nyari mobil lain untuk digunakan membawa warga kami ke rumah sakit. Tapi sesampai rumah sakit, warga kami tidak tertolong,” tandasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, dokter Cahyono Widodo mengatakan, pihaknya telah ambil tindakan, diantaranya meminta keterangan pihak puskesmas.

“Tadi malam sudah kita tindak lanjuti ke kepala puskesmas, saat kejadian yang jaga shift kebetulan wanita semua, sehingga tidak berani,” tutupnya. (nisin)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *