SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Menjaga kebersihan kota tak lagi sekadar mengandalkan petugas di lapangan, melainkan harus dimulai dari dapur dan pekarangan rumah warga sendiri. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mendorong masyarakat membiasakan pemilahan sampah dari skala rumah tangga.
Hal itu ditegaskan Wali Kota Tangerang, Sachrudin, saat meninjau aksi korve kebersihan Indonesia Asri di sejumlah titik lokasi, Jumat (30/10/2026).
Dalam peninjauan aksi korve yang terintegrasi dengan gerakan Indonesia Asri tersebut, Sachrudin beserta jajaran menyasar sejumlah fasilitas publik, area perkantoran, hingga institusi pendidikan.
Sachrudin memberikan apresiasi atas antusiasme warga dan jajaran pegawai yang secara aktif bergotong royong membersihkan lingkungan sekitar. Menurutnya, pemilahan sampah dari skala rumah tangga merupakan fondasi penting untuk menciptakan penanganan sampah yang berkelanjutan di Kota Tangerang.
“Kebersihan lingkungan harus kita mulai dari diri sendiri dan dari rumah tangga masing-masing melalui pemilahan sampah. Jika budaya bersih ini diawali dari rumah, lalu dibawa ke sekolah dan lingkungan masyarakat, kita dapat mengelola sampah dengan jauh lebih efektif,” pungkasnya.
Di sela kegiatan, Sachrudin juga menyempatkan diri menyapa para siswa di SMP Negeri 4 Kota Tangerang. Ia mengedukasi para pelajar agar membiasakan pola hidup bersih dan memilah sampah sejak dini di sekolah, untuk kemudian diterapkan di rumah dan lingkungan masing-masing.
“Kebersihan ini bukan hanya tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup atau pemerintah saja, tetapi tanggung jawab kita bersama. Kebiasaan menjaga kebersihan ini harus dilakukan setiap hari dan setiap saat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Yudi Pradana, menjelaskan bahwa gerakan korve Indonesia Asri dioptimalkan pada hari Selasa dan Jumat. Namun, semangat menjaga kebersihan diterapkan setiap hari oleh seluruh lapisan masyarakat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Dari hasil peninjauan bersama Pak Wali di ruang-ruang terbuka publik, tidak ditemukan adanya tumpukan sampah liar. Fokus DLH kedepan adalah melakukan penataan keindahan kawasan serta perapian pohon dan vegetasi agar kota semakin asri dan nyaman,” terang Yudi.
“Keberhasilan mewujudkan kota yang bersih dan indah membutuhkan kolaborasi masif dari seluruh elemen, mulai dari OPD, komunitas, dunia usaha, hingga insan media,” harapnya.
Pemkot Tangerang mengimbau seluruh warga untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, membiasakan pemilahan sampah secara mandiri, serta tidak melakukan pembakaran sampah demi menjaga kualitas udara dan kesehatan bersama. (Ahmad)








