SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Tangerang, Tono Darussalam, menyatakan menolak Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang dari luar.
Pasalnya, kata dia, bila Pj Wali Kota bukan berasal dari Kota Tangerang akan membuat proses baru lagi.
“Baiknya Pj memang orang yang tahu wilayah Kota Tangerang. Kalau orang luar akan mengenalkan diri lagi mengenal wilayah lagi. Nanti repot lagi,” kata Tono, Rabu (11/10).
Menurutnya jika Pj Wali Kota berasal dari Kota Tangerang akan lebih mudah mengakses terutama berkaitan dengan program dan kebijakan Pemkot yang sudah berjalan.
Sekali lagi ia menegaskan pihaknya (PP Kota Tangerang) akan menolak jika Pj dari luar atau Pejabat yang bukan dari Kota Tangerang.
“Kami sepakat bersama masyarakat lainnya akan menolak Pj dari luar,” tegas Tono yang menyatakan akan melayangkan surat bila terjadi Pj dari luar.
Menurutnya lagi, siapapun yang disiapkan oleh DPRD Kota Tangerang, dari tiga nama yang akan diajukan tersebut yang terpenting putra Kota Tangerang.
“Tiga kandidat yang nanti disiapkan dari Kota Tangerang, terserah siapapun mereka. Ketiganya menurut saya bagus, yang terpenting putra Kota Tangerang,” ucap Tono kepada awak media, Kamis (12/10/23).
Terpisah, Pimpinan DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto merespon keinginan masyarakat yang menolak Pj dari luar.
Menurutnya, datangnya penolakan-penolakan tersebut sah saja dan merupakan bagian dinamika demokrasi.
“Kalau ada aspirasi itu demokrasi, sudah biasa pro kontra. Dan menurut saya intinya selama itu untuk kepentingan masyarakat dan itu adalah bagian dari proses sosial kontrol masyarakat, ya sah saja,” ujar dia.
Politisi partai Gerindra ini mengatakan, pihaknya (DPRD Kota Tangerang) akan melakukan rapat bersama pimpinan untuk merekomendasikan tiga kandidat Pj ke Gubernur Banten.
“Mungkin awal November kita akan rapat untuk merekomendasikan itu,” kata Turidi.
“Yang menentukan Pj itu wewenangnya dari pusat. Pokoknya intinya yang terbaik sesuai aturan,” sambungnya.
Kendati begitu, Turidi juga tidak memungkiri banyak pejabat dari Kota Tangerang yang potensial dan mumpuni untuk menjadi Pj.
“Seperti H.bTatang. S, Pak Sekda, Dini Anggraeni (Kadis Kesehatan) juga punya potensi mewakili kaum perempuan,” ucapnya sembari tersenyum.
“Intinya siapapun Pj-nya yang penting untuk kebaikan bersama Kota Tangerang. Selama itu baik kita dukung, tapi saya berharap sebenarnya banyak PNS kita yang potensial yang mumpuni. Kaya pak H. Tatang, Pak Herman, Bu Dini,” imbuh Turidi.
Sebagai informasi, Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah dan Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin, akan mengakhiri jabatannya pada 26 Desember mendatang.(Dul)







