SULUHNEWS.ID, JAKARTA BARAT – Ratusan warga Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, antusias mendatangi lokasi pembagian bantuan beras dari Badan Gizi Nasional, Selasa (29/07/2025). Bantuan ini diberikan kepada keluarga yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dengan kuota dua karung beras merek Bulog seberat 10 kilogram untuk setiap Kartu Keluarga (KK).
Tercatat sebanyak 325 KK di Kelurahan Semanan telah terdaftar dan berhak menerima bantuan tersebut. Pembagian dilakukan secara tertib di rumah Ketua RT 06, dengan tumpukan karung beras memenuhi ruangan. Warga yang datang diwajibkan membawa fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP), fotocopy DTKS dan fotocopy KK sesuai syarat dari penyelenggara.
“Alhamdulillah, ini sangat membantu. Kami bersyukur dapat bagian,” ujar Siti Wadah penerima manfaat yang sudah menunggu sejak pagi.
Petugas Kelurahan Semanan, Lilis Rohayati, mengatakan bahwa pihak kelurahan mendukung penuh pelaksanaan bantuan agar berjalan tepat sasaran.
“Warga yang menerima ini adalah yang benar-benar terdata di DTKS dan telah melalui proses verifikasi serta pendaftaran online. Kami bantu dari sisi koordinasi dan pengawasan,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Badan Gizi Nasional, Andi Pratama, menyebut bahwa bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan di tingkat keluarga, khususnya bagi masyarakat rentan.
“Kami memprioritaskan keluarga rentan gizi dan berpenghasilan rendah. Dua karung beras per KK ini diharapkan cukup untuk membantu pemenuhan kebutuhan pangan mereka selama beberapa waktu,” ujar Andi.
Lebih lanjut, Andi juga menyampaikan harapannya agar program ini dapat mendorong kepedulian sosial di tingkat lokal.
“Harapan kami, selain meringankan beban warga, program ini juga dapar menjadi pemicu partisipasi aktif dari lingkungan sekitar, RT, RW, hingga tokoh masyarakat dalam menjaga ketahanan gizi bersama. Ke depannya kami akan terus memantau dampaknya dan mengupayakan agar bantuan tetap berkelanjutan,” tambahnya.
Pembagian berjalan lancar dengan bantuan relawan dan tokoh masyarakat setempat. Ketua RW dan sejumlah kader turut mengawasi proses distribusi agar bantuan benar-benar sampai kepada yang berhak.(m3wahid)







