SULUHNEWS.ID, TANGERANG – Awal April 2026 Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) perbaikan permanen dua ruas jalan.
Hal itu dipaparkan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid didampingi kepala DBMSDA Iwan Firmansah saat menyaksikan langsung rekonstruksi oleh alat berat Vibro Ripper di ruas Jalan Gardu – Tanah Merah di Kecamatan Pakuhaji dan di ruas Cituis Sukadiri – Jati Gintung Kecamatan Sukadiri.
Maesyal memaparkan, perbaikan ruas jalan Gardu – Tanah Merah di Pakuhaji akan dibagi per segmen. Di mana, panjang ditangani 2,916 kilometer dari total yang perlu direkonstruksi sepanjang 6164,1 meter. Di mana, kata Maesyal, masih ada 1,346 kilometer yang belum ditangani dari panjang jalan 8,41 kilometer.
“Sisanya nanti di APBD tahun 2027 direkonstruksi jalannya. Jadi yang sekarang dibangun ini, diperbaiki jalannya lebih kurang sekitar 2,89 kilometer, ya hampir 3 kilometer,” jelasnya, Rabu 1 April 2026.
Lanjutnya, pengerjaan rekonstruksi jalan Gardu – Tanah Merah akan dibagi per segmen. Di mana, saat ini dimulai pengerjaan sepanjang 700 meter.
“Yang saat ini sedang dibangun 700 meteran. Ya supaya tidak macet, supaya tidak macet jadi 700 meter kita bangun terus bersambung ya, sampai dengan Kramat kan, Sampai di Gardu Kramat dibagi per segmen. Ya, dibagi supaya tidak macet. Supaya tidak macet, dibagi per segmen.” jelasnya.
Sedangkan, pada jalan Cituis Sukadiri – Jati Gintung Kecamatan Sukadiri yang sudah mulai dibangun kata Maesyal sepanjang 1,157 kilometer dari total panjang jalan 7,887 kilometer.
Lanjutnya, metode pembangunan pun sama seperti di ruas Gardu – Tanah Merah dibagi per segmen. Pada jalan Cituis Sukadiri dibagi menjadi dua segmen dengan panjang rekonstruksi masing-masing 0,687 kilometer dan 0,47 kilometer.
“Dibangun per segmen. Sebelumnya di APBD 2025 kondisi jalan Cituis Sukadiri yang mantap 4,025 kilometer. Nah, dana yang ada anggaran untuk tahun 2026 ini bisa memperbaiki 1,5 kilometer. Jadi masih ada sisa 1,5 km. Nah, sisa yang belum nanti mau diadakan pemeliharaan dulu dengan program pemeliharaan. Nanti pembangunan betonisasinya di 2027,” jelasnya. (Tuti)







