SULUHNEWS.ID, SERANG — Setelah Walikota Serang H. Syafrudin memutus untuk menghentikan sementara pengiriman sampah dari dari kota Tangerang Selatan, berbuntut panjang. Seperti yang terjadi di depan kelurahan Cilowong dan didepan kantor kecamatan Tak takan kota Serang.
Dimana pada malam hari warga memberhentikan mobil angkutan sampah dari kota Tangerang Selatan secara paksa, dan meminta supir angkutan sampah dari Tangerang Selatan untuk menurutkan sampah tersebut didepan kantor Kelurahan Cilowong dan didepan Kantor kecamatan Tak Takan.
Melihat kejadian tersebut Ketua Ormas Front Banten Bersatu (FBB) H. Moch Soleh M.A angkat bicara, ” Astagfirulloh ko kantor fasilitas negara untuk melayani masyarakat banyak, ditutup dengan sampah, ini tidak benar. Kami dari ORMAS Front Banten Bersatu (FBB), sangat prihatin untuk hal ini. Maka kami dari ORMAS Front Banten Bersatu (FBB). Memohon ke para pejabat yang terkait sebagai pemangku kebijakan agar segera cepat tanggap dan segera ambil langkah yang bijak sana hingga tidak berkepanjangan tragedi ini.
“Saya yakin ini bukan rananya kebijakan pak rw, pak lurah ataupun pak camat, ini sudah antar daerah, pasti di atas mereka yang punya kebijakan ini,” tutur H. Moch Soleh Ketua DPP FBB, Rabu (27/10/21) .
Lanjutnya H. Soleh menjelaskan, ketua rw, lurah dan camat mungkin mereka cuma kena dampak, karena mungkin mereka harus mendukung program yang sudah di intruksikan dari atas dan kami sangat menyesali tindakan oknum masyarakat yang memprovokatorin masa untuk bertindak tidak terpuji seperti itu. Apalagi dilakukan didepan kantor pelayanan yang status milih negara”.
Menurut saya, karena kantor kelurahan dan kantor kecamatan itu adalah fasilitas negara juga fasilitas pelayanan masyarakat luas. Jadi kami mohon ke pemangku hukum yang terkait dapat segera menyelesaikan permasalah tersebut, atau mungkin ada kesalahan dan kekeliruan di saat penyusunan RAB atau di saat pelaksanaan pelelangan pekerjaannya, hingga menimbulkan kegaduhan, maka para penegak hukum baik itu kejaksaan ataupun kepolisian di butuhkan untuk turut serta mempelajari dasar terjadinya masalah tersebut, katanya. (Her)







