SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Sebanyak 831 taruna dan taruni Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan skrining Tuberkulosis (TBC) yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang melalui Puskesmas Tanah Tinggi, Senin (22/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya deteksi dini kondisi kesehatan peserta didik sekaligus pencegahan penyebaran penyakit menular, khususnya TBC. Pelaksanaan pemeriksaan turut melibatkan sejumlah mitra layanan kesehatan, seperti Rumah Sakit Pratiwi, Intermedika, Rumah Medika Center (RMC), dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI).
Berbagai jenis pemeriksaan kesehatan dilakukan dalam kegiatan tersebut, mulai dari pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar perut, tekanan darah hingga pemeriksaan kadar gula darah.
Kepala Puskesmas Tanah Tinggi, dr. Rosy Palupy, menjelaskan bahwa selain pemeriksaan kesehatan umum, peserta juga menjalani skrining TBC sebagai bagian dari program Ransel TB yang saat ini terus digencarkan.
“Selain pemeriksaan kesehatan umum, Dinkes Kota Tangerang juga melaksanakan skrining TBC melalui program Ransel TB. Sebelum kegiatan berlangsung, para peserta telah mengisi kuesioner deteksi dini yang berisi 11 pertanyaan terkait gejala dan faktor risiko TBC,” ungkap dr. Rosy.
Menurutnya, hasil skrining awal menjadi dasar untuk menentukan peserta yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan guna memastikan kondisi kesehatannya.
“Dari hasil skrining tersebut, peserta yang terindikasi memiliki risiko langsung ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lebih lanjut menggunakan Tes Cepat Molekuler (TCM) di puskesmas. Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan positif TBC, penanganan dan pemberian obat dilakukan sesegera mungkin,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua STMKG, Deni Septiadi, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Tangerang yang telah menghadirkan layanan kesehatan bagi para taruna dan taruni.
Ia menilai kesehatan menjadi aspek penting dalam mendukung proses pendidikan, terutama bagi para calon aparatur yang nantinya akan bertugas di berbagai daerah di Indonesia.
“Kami sangat berterima kasih atas kerja sama yang terjalin dengan Dinas Kesehatan Kota Tangerang. Taruna dan taruni kami dipersiapkan menjadi generasi penerus bangsa yang siap ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia. Karena itu, kesehatan mereka menjadi investasi yang sangat penting,” katanya.
Deni menambahkan, kondisi kesehatan yang baik akan membantu para taruna menjalani proses pendidikan dan pelatihan secara optimal sehingga mampu menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas.
“STMKG juga berharap kolaborasi dengan Dinkes Kota Tangerang dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang, mengingat setiap tahun terdapat taruna baru yang membutuhkan pemantauan kesehatan secara berkala,” harapnya.
Melalui kegiatan tersebut, Dinkes Kota Tangerang berharap kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dan deteksi dini penyakit menular semakin meningkat, sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan pendidikan yang sehat dan produktif. (Zaki)







