Dirum PDAM Kota Tangerang: Perluasan Jaringan Pipa 2025–2030 untuk Kurangi Ketergantungan pada Air Tanah

Tommy Herdiansyah, Direktur Umum PDAM Kota Tangerang.
Tommy Herdiansyah, Direktur Umum PDAM Kota Tangerang.
banner 468x60

SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG — Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tangerang meluncurkan program jangka panjang 2025–2030 untuk memperluas jaringan pipa air bersih ke sejumlah wilayah, di antaranya Karawaci, Periuk, Bayur, Cibodas, dan Gandasari. Pemasangan pipa induk saat ini tengah berlangsung, dan setelah rampung, akan dilanjutkan dengan pembangunan jaringan pipa cabang menuju permukiman warga.

Program ini menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap air tanah, yang kualitasnya semakin menurun. PDAM juga mengingatkan akan potensi intrusi air laut apabila eksploitasi air tanah tidak segera dikendalikan.

Bacaan Lainnya
banner 300250

“Air tanah makin ke sini makin jelek. Kalau tidak kita kurangi, nanti air laut yang masuk. Ini yang sedang kami antisipasi,” ujar Tommy Herdiansyah, Direktur Umum PDAM Kota Tangerang, Rabu (6/8/2025).

Wilayah Kecamatan Periuk menjadi salah satu yang progresnya paling cepat, dengan sekitar 80 persen jaringan pipa induk telah selesai dibangun. Warga pun mulai berharap layanan PDAM segera dapat digunakan, termasuk di kawasan Garden City.

“Tahun ini, ada 30 titik belokan di Kelurahan Gebang yang kami targetkan selesai. Pipa distribusinya sudah rampung, sekarang tinggal fokus ke jaringan dalam. Kalau warganya sepakat pasang, kami langsung tindak lanjuti. Kami juga bantu meringankan cicilan,” jelas Tommy.

Ia menambahkan bahwa program pemasangan sambungan rumah secara gratis bukan merupakan kewenangan PDAM, melainkan bagian dari program pemerintah pusat.

“Ada program pemasangan pipa gratis bagi masyarakat kurang mampu, tapi itu bukan tugas PDAM, melainkan tugas pemerintah pusat. PDAM paling hanya memberikan promo,” ungkapnya.

Selain pembangunan infrastruktur, PDAM juga akan melakukan sosialisasi mengenai bahaya penggunaan air tanah, serta mendorong regulasi yang memungkinkan pelaku industri beralih ke layanan air pipa.

“Kalau nanti regulasi penggunaan air tanah sudah diberlakukan, kami siap menjadi alternatif utama bagi industri,” tambah Tommy.

Program ekspansi ini ditargetkan selesai pada tahun 2030, dan diharapkan dapat mewujudkan layanan air bersih yang merata, berkelanjutan, serta ramah lingkungan di seluruh wilayah Kota Tangerang.
(m3wahid)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *