SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang bersama Kecamatan Periuk menggelar Festival Pemuda Periuk dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98. Kegiatan yang berlangsung di Jalan Grand Tomang, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kamis (29/10/2026), menjadi wadah bagi organisasi kepemudaan (OKP), pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta komunitas kreatif lokal untuk menunjukkan potensi dan kreativitasnya.
Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, hadir meninjau langsung pelaksanaan festival. Ia mengapresiasi sinergi antara pihak kecamatan dan berbagai organisasi kepemudaan, seperti Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Karang Taruna, dan Palang Merah Indonesia (PMI).
“Hari ini dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kecamatan Periuk bersama para OKP, khususnya KNPI ,Karang Taruna, dan PMI menyelenggarakan Festival Pemuda Periuk. Rangkaian agendanya diisi berbagai perlombaan mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa, serta ditutup dengan kegiatan tablig akbar,” terang Maryono.
Menurutnya, kolaborasi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas seni dan hobi seperti Komunitas Bonsai Villa Grand Tomang (Kobong), memiliki peran penting dalam mendorong kreativitas, inovasi, dan pertumbuhan ekonomi wilayah.
“Mudah-mudahan kreativitas, kolaborasi, dan inovasi terus berkembang agar Kecamatan Periuk bisa semakin dikenal. Selain itu, sektor UMKM bisa makin maju dan potensi destinasi wisata di wilayah Periuk dapat terus kita kembangkan ke arah yang lebih baik,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Periuk, Andhika Nugraha Krisyna Murti, mengatakan Festival Pemuda Periuk merupakan kegiatan perdana yang diinisiasi oleh para pemuda setempat. Ia berharap festival tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan di Kecamatan Periuk.
“Ini merupakan kali pertama Festival Pemuda Periuk diadakan, dan kita harapkan dapat berkesinambungan menjadi event tahunan. Ini adalah bentuk inisiasi rekan-rekan pemuda dari ormas, OKP, Karang Taruna, PMI, dan KNPI. Sudah sepantasnya kami selaku aparatur pemerintah memberikan dukungan penuh terhadap program pemberdayaan pemuda dan ekonomi masyarakat seperti ini,” kata Andhika.
Festival Pemuda Periuk menghadirkan beragam kegiatan sejak pagi hingga malam hari. Rangkaian acara meliputi pameran puluhan stan UMKM, lomba mewarnai untuk anak usia dini, lomba seni marawis dan nasyid, hingga tablig akbar. Kemeriahan festival dijadwalkan berlanjut hingga Sabtu malam melalui hiburan rakyat.
Salah satu daya tarik festival tersebut adalah pameran seni tanaman bonsai yang digagas Komunitas Bonsai Villa Grand Tomang (Kobong), di bawah naungan Perkumpulan Pecinta Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Tangerang.
Ketua Kobong, Agung, mengatakan komunitas yang terbentuk sejak 2020 itu menghadirkan 111 pohon bonsai dengan beragam jenis dan ukuran untuk diperkenalkan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, khusus di event ini kita menyajikan 111 pohon bonsai dengan berbagai jenis spesies dan ukuran. Bonsai ini melatih kecermatan dan seni, di mana pohon alami diubah bentuknya menjadi bentuk miniatur yang presisi mulai dari batang, cabang, hingga daunnya,” terang Agung.
Melalui pameran tersebut, Kobong berharap komunitas kreatif mendapat ruang lebih luas untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan di Kota Tangerang.
“Melalui tema 1 Bonsai 1.000 Saudara, kami berharap Pemerintah Kota Tangerang terus memberikan ruang dan dukungan fasilitas bagi komunitas-komunitas kreatif untuk dapat rutin menggelar pameran dan ajang silaturahmi di berbagai event kota,” tutup Agung.








