SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan bersama jajaran puskesmas terus melakukan pemantauan kondisi kesehatan warga pascabanjir, seiring genangan air di sejumlah wilayah yang telah berangsur surut.
Sebagai langkah lanjutan pascabanjir, petugas kesehatan turun langsung ke permukiman warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara door to door, terutama di wilayah yang sebelumnya terdampak genangan dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menjelaskan, layanan jemput bola tersebut dilakukan untuk deteksi dini berbagai penyakit yang kerap muncul setelah banjir, seperti infeksi saluran pernapasan, penyakit kulit, diare, serta keluhan akibat kelelahan dan hipotermia.
“Petugas menyambangi rumah-rumah warga yang masih tergenang maupun yang sulit menjangkau posko kesehatan. Inilah yang kita pastikan seluruhnya terjamah,” tutur dr. Dini, Sabtu (24/1/26).
Ia menambahkan, upaya ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Tangerang dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti lansia, balita, ibu hamil, serta warga dengan penyakit penyerta.
“Petugas kami terjun langsung ke lapangan, melakukan pemeriksaan tekanan darah, suhu tubuh, serta memberikan obat dan vitamin sesuai kebutuhan. Ini penting agar kondisi kesehatan warga tetap terjaga di tengah situasi banjir,” jelasnya.
Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga memberikan edukasi kepada warga terkait penerapan pola hidup bersih dan sehat pascabanjir, mulai dari penggunaan air bersih, menjaga kebersihan lingkungan, hingga kewaspadaan terhadap gejala penyakit yang kerap muncul setelah banjir.
Pemkot Tangerang memastikan layanan kesehatan pascabanjir akan terus dilakukan secara berkelanjutan hingga kondisi kesehatan masyarakat benar-benar pulih. (saripudin)







