SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Gerai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Ciledug, menjadi wadah bagi pelaku usaha dari delapan kelurahan, termasuk Kelurahan Parung Serap, untuk memasarkan berbagai produk mereka.
Koordinator UMKM Kelurahan Parung Serap, Eli, menjelaskan UMKM di wilayah Ciledug sudah ada sejak 2017 dan mulai aktif pada 2018. Saat ini, jumlah anggotanya semakin banyak, begitu juga ragam produk yang dipasarkan.
“Produk di sini ada makanan kering, makanan basah, minuman, kerajinan, sampai fashion. Tidak semuanya berasal dari Parung Serap, tapi dari anggota UMKM yang tersebar di wilayah Ciledug,” kata Eli saat ditemui di gerai UMKM, Rabu (13/8/2025).
Gerai ini dijaga secara bergiliran oleh anggota UMKM dari masing-masing kelurahan. Setiap kelurahan mendapat giliran selama satu minggu, dengan rotasi setiap dua bulan. Jumlah penjaga bervariasi, mulai dari tiga hingga sepuluh orang, tergantung ketersediaan waktu anggota.
Harga produk yang dijual pun bervariasi, mulai dari Rp2.000 hingga tidak terbatas, sesuai jenis dan kualitas barang. Menurut Eli, keberadaan gerai membantu pelaku usaha memasarkan produk selain dari rumah atau stan pribadi.
Ia berharap pemerintah terus memberikan dukungan, baik dari segi fasilitas, pelatihan, maupun promosi, agar usaha warga bisa berkembang dan ikut mendorong perekonomian daerah.(m3rini)







