GP Ansor Dan Banser Rajeg Memperingati Hari Santri Nasional

banner 468x60

SULUHNEWS.ID, TANGERANG – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Kecamatan Rajeg berlangsung sangat meriah. Puluhan pemuda GP Ansor dan Banser Wilayah Rajeg terlihat dengan semangat mengikuti jalan acara.

Pengurus GP Ansor/Banser kecamatan Rajeg memperingati HSN sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang bertempat di depan kecamatan Rajeg kabupaten Tangerang Banten,Sabtu malam (22/10/22).

Dede sulaiman ketua GP Ansor dalam sambutannya mengatakan “Alhamdulilah pada malam ini kita semua bisa memperingati Hari Santri Nasional sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW,karena baru kali ini sejarah GP Ansor dan Banser bisa mengadakan acara ini,

Kami ucapan terimakasih bapak Camat Rajeg,kapolsek,Danramil maupun para tokoh masyarakat ,Ulama dan kepada seluruh panitia tanpa kalian semua belum tentu acara ini terwujud,” tutur Dede Sulaeman.

Lanjut Dede mengatakan, Hari Santri Nasional bukan hanya apresiasi pemerintah yang dituangkan dalam Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tertanggal 15 Oktober 2015.

PBNU juga menegaskan seperti hari nasional lainnya, Hari Santri adalah peringatan jasa dan keteladanan bagi para pahlawan secara umum.

“Hari Santri Nasional dirayakan sebagai momentum mengenang kepahlawanan segenap bangsa Indonesia, bukan hanya satu kelompok tertentu saja. Hari Santri harus benar-benar dipahami, dihayati, dan ditegakkan sebagai harinya seluruh bangsa Indonesia tanpa terkecuali,” katanya.

Dede mengingatkan,bahwa Santri adalah generasi penerus alim ulama dalam memperjuangkan agama Islam, dan garda depan dalam menjalankan kegiatan sosial agama Islam,jelasnya

Hadir dalam acara tersebut Csmst Rajeg H. Ahmad Patoni Sip.MM , Kapolsek, Danramil,Habib Umar bin Husein Assegap dari Majalaya Bandung, KH A. Rofiudin Mufassir dari Padarincang Banten,Imam Subawe ketua satkoryon Banser,H.Damyati Ketua BPPKB PAC Rajeg,Pemuda Pancasila Rajeg, PBNI PAC Rajeg,OKP kecamatan dan Kepala Desa Se-kecamatan Rajeg.

Habib Umar bin Husein Assegap dalam sambutannya mengatakan, Penetapan Hari Santri Nasional dilakukan berdasarkan peringatan 70 tahun Resolusi Jihad yang diabadikan sebagai penghormatan jasa para ulama.

“Hari Santri Nasional bukan dirayakan sebagai bentuk untuk menuntut balas jasa negara kepada Nahdlatul Ulama.

Karena yang berjasa mempertahankan kemerdekaan negara Indonesia bukan generasi masa kini, bukan kita, melainkan para pahlawan agung dari Generasi 1945 lalu”,

PBNU juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang telah menetapkan Hari Santri sebagai salah satu hari nasional.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah, kepada Presiden Joko Wdodo yang telah menetapkan hari santri sebagai salah satu hari nasional. Sebagai penghormatan atas jasa para pahlawan dari kalangan para kiai dan para santri,” tutur Habib Umar bin Husein Assegap.

Acara peringatan hari santri nasional di isi,melantunkan ayat suci Al-Quran, zikir bersama,sedangkan ceramah agama oleh KH.A. Rofiudin Mufassir dari Padarincang Banten.(Dusman)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *