SULUHNEWS.ID, KABUPATEN TANGERANG – Kecelakaan adu banteng yang terjadi di akses jalan kawasan Asthara Sky Front City atau Bumi Bandara Indah (BBI), Desa Pondok Kelor, Kecamatan Sepatan Timur, pada Sabtu malam (12/9/2026) memakan korban jiwa.
Satu pengendara asal Desa Kampung Kelor berinisial Y meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Umum Kabupaten Tangerang.
Kanit Laka Satlantas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Badruzzaman, membenarkan korban meninggal tersebut. “Ya benar ada yang meninggal dunia satu orang inisial Y, di RSU Kabupaten Tangerang, kalau yang 2 orang sudah pulang,” ucapnya saat dikonfirmasi via WhatsApp, Selasa (15/9/2026) siang.
Diketahui, insiden tersebut melibatkan 2 sepeda motor, Honda Beat Street vs Mio GT, dimana salah satu motor berboncengan. Sehingga total korban dalam kecelakaan tersebut sebanyak 3 orang,dua korban lainnya kini telah pulang setelah mendapat perawatan.
Warga sekitar menyebut kecelakaan di area tersebut bukan kali pertama terjadi, Kurangnya penerangan jalan, tikungan tajam dan minimnya rambu peringatan diduga menjadi penyebab utama kecelakaan.
Warga pun mendesak pihak pengembang Asthara Sky Front City / BBI untuk bertanggung jawab dan bertindak memasang penerangan jalan, rambu peringatan, dan memperbaiki fasilitas jalan sebelum lebih banyak nyawa melayang.
Ironisnya pihak Humas Asthara Sky Front City BBI, Devyani, yang telah dikonfirmasi sejak Minggu (13/9/2026) terkait komitmen keselamatan di akses jalan kawasannya, belum memberikan tanggapan.
Padahal berdasarkan Peraturan Menteri PUPR, pengembang kawasan wajib menyediakan sarana keselamatan termasuk penerangan, marka dan rambu di area proyek demi keamanan pengguna jalan. (Tuti)







