Jawaban Pemkot atas Sorotan Fraksi PKS dan PSI: RSUD Tetap Jadi Prioritas

Jawaban Pemkot atas Sorotan Fraksi PKS dan PSI: RSUD Tetap Jadi Prioritas.
banner 468x60

SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Wakil WaliKota H. Maryono Hasan, memberikan penjelasan atas sorotan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terkait penurunan anggaran sektor kesehatan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang yang digelar pada Kamis, 31 Juli 2025. Rapat ini merupakan bagian dari agenda penyampaian jawaban Walikota atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025.

Dalam pemaparannya, Maryono mengatakan bahwa anggaran kesehatan mengalami penurunan. Namun, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut bukan karena kurangnya perhatian dari pemerintah daerah, melainkan akibat sejumlah proyek fisik yang belum selesai dilaksanakan.

Bacaan Lainnya
banner 300250

“Penurunan ini disebabkan oleh globalisasi pelayanan kesehatan serta belum rampungnya pembangunan RSUD, khususnya di wilayah Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, dan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas. Ini bukan soal penurunan komitmen, tetapi lebih kepada belum tuntasnya realisasi teknis,” ujar Maryono dalam rapat paripurna DPRD Kota Tangerang, Kamis (31/07/2025).

Menanggapi pandangan Fraksi PKS dan PSI, Maryono memastikan bahwa pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jurumudi Baru di Kecamatan Benda dan RSUD Panunggangan Barat di Kecamatan Cibodas, tetap menjadi prioritas Pemkot dan akan dilanjutkan pada tahun 2026, setelah sebelumnya tertunda sejak tahun 2021.

“Kami tetap berkomitmen menyelesaikan RSUD Jurumudi Baru di Kecamatan Benda dan RSUD Panunggangan Barat di Kecamatan Cibodas. Insyaallah, pembangunannya akan dilanjutkan kembali pada tahun 2026,” tegasnya.

Selain pembangunan rumah sakit, Pemkot juga melanjutkan program-program intervensi kesehatan yang menyasar kelompok rentan seperti ibu hamil dan balita. Program ini dilaksanakan melalui koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Intervensi dilakukan melalui penyediaan pangan, bantuan sosial, perbaikan sanitasi, serta edukasi dan layanan kesehatan. Ini dikoordinasikan oleh Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Dinas Ketahanan Pangan,” tambahnya.

Maryono Hasan menutup penyampaiannya dengan harapan agar fraksi-fraksi di DPRD serta masyarakat luas dapat memahami bahwa sektor kesehatan tetap menjadi prioritas Pemkot Tangerang, meskipun terjadi penyesuaian dalam struktur anggaran tahun ini. (m3wahid)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *