Kemacetan Panjang Lumpuhkan Jalur Kalideres–Batuceper, Sopir Angkot Ikut Geram

Kemacetan Panjang Lumpuhkan Jalur Kalideres–Batuceper, Sopir Angkot Ikut Geram.
banner 468x60

SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Jalan dari Kalideres menuju Batuceper kembali dipadati kendaraan pada Senin (29/9/2025) siang. Kendaraan roda empat, truk besar, angkot, hingga sepeda motor berhimpitan tanpa jeda. Titik macet terparah berada di kawasan Batuceper.

Sekitar pukul 11.40 WIB, suasana jalan dipenuhi suara klakson dan motor yang berusaha menyalip di antara mobil. Pengendara terlihat kesulitan bergerak karena jalur kanan–kiri sama-sama penuh. Kondisi ini membuat perjalanan yang biasanya lancar jadi berlipat ganda waktunya.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Keluhan datang dari Bapak Suryadi (48), sopir angkot jurusan Kota Bumi–Kalideres (trayek G03). Ia mengaku sudah muak dengan kemacetan yang semakin sering terjadi.

“Udah tiap hari lewat sini, makin lama makin macet. Dari Kalideres ke Batuceper yang biasanya cuma 20 menit, sekarang bisa sejam lebih. Motor pada selap-selip, mobil nggak bisa gerak, tambah mumet. Kita yang bawa angkot jadi kena marah penumpang juga,” ucapnya.

Suryadi menambahkan, situasi di Batuceper memang hampir setiap hari padat, terutama siang sampai sore. Menurutnya, kemacetan bukan hanya bikin capek sopir, tapi juga merugikan penumpang yang harus telat sampai tujuan.

“Kalau begini terus ya gimana? Yang rugi bukan cuma sopir, tapi semua orang. Harusnya ada yang ngatur, atau cari cara biar jalan ini nggak makin semrawut,” tutupnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan, hingga siang hari antrean kendaraan di kawasan Batuceper masih mengular. Meski sesekali arus kendaraan sempat maju beberapa meter, namun laju lalu lintas belum benar-benar normal. Jika tidak ada penanganan serius, jalur ini berpotensi terus menjadi titik langganan macet di perbatasan Jakarta–Tangerang. (m3rini)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *