SULUHNEWS.ID, JAKARTA BARAT – Arus lalu lintas di Jalan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, mengalami kemacetan panjang pada Senin (15/09/2024) siang hingga sore hari. Kendaraan roda dua dan roda empat terlihat menumpuk di sepanjang jalan, tepat di depan deretan toko dan bengkel ban.
Kemacetan terjadi akibat volume kendaraan meningkat, ditambah aktivitas anak sekolah yang pulang bersamaan. Kondisi ini membuat laju kendaraan tersendat hingga beberapa ratus meter.
Salah satu pengendara motor, Arif (32), mengaku kesal dengan situasi tersebut karena hampir setiap hari harus melewati jalur itu untuk berangkat dan pulang kerja. Ia mengatakan kondisi macet sudah berlangsung lama, terutama saat jam sibuk.
“Macetnya parah banget kalau jam anak sekolah pulang. Jalan sempit, motor dan mobil berebut jalur, ditambah ada angkot yang berhenti sembarangan. Saya lewat sini tiap hari dan selalu macet,” ujarnya.
Arif juga menyampaikan harapannya agar pemerintah bisa turun tangan mengurai masalah ini.
“Kalau bisa ada petugas yang jaga tiap hari, khususnya pas jam anak sekolah pulang. Kalau enggak, macetnya makin parah terus,” tambahnya.
Sementara itu, seorang pengatur lalu lintas tidak resmi atau biasa disebut Pak Ogah, yakni Sarman (45), mengungkapkan bahwa kemacetan di Duri Kosambi sudah menjadi pemandangan sehari-hari.
“Kalau jam pulang sekolah begini pasti macet. Saya bantu atur biar motor bisa jalan pelan-pelan. Tapi tetap saja susah, karena jalan terlalu sempit dan banyak mobil parkir di pinggir jalan,” jelasnya.
Ia menambahkan, warga sering meminta bantuannya saat kondisi jalan semakin padat.
“Kadang orang-orang sendiri yang manggil saya buat atur jalan, soalnya kalau enggak ada yang ngarahin bisa tambah semrawut,” katanya.
Hingga sore hari, petugas kepolisian belum terlihat di lokasi. Warga berharap adanya penertiban parkir liar dan pengaturan lalu lintas lebih intensif agar kemacetan di Duri Kosambi bisa terurai. (m3wahid)







