SULUHNEWS.ID, KOTA TANGERANG –Perwakilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), menilai di tengah gejolak ekonomi global, Kota Tangerang dinilai berhasil menjaga laju inflasi tetap rendah dan stabil. Inflasi tahun ke tahun (YoY) per Juni 2025 tercatat hanya sebesar 1,58 persen. Hal ini disampaikan oleh Ika Purnama Utagalung (39), perwakilan Kemendagri, dalam rapat tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tangerang pada Kamis, 24 Juli 2025.
“Inflasi Kota Tangerang per Juni 2025 hanya 1,58 persen. Ini bukti nyata bahwa kolaborasi antar pihak berjalan efektif di tengah situasi ekonomi global yang menantang,” ujar Ika dalam rapat TPID, Kamis (24/07/2025).
Dalam pemaparan materi dirinya juga menyampaikan bahwa ada delapan sektor yang menopang perekonomian Kota Tangerang pada tahun 2025, di antaranya Transportasi dan Pergudangan (32,62%), Industri Pengolahan (26,98%), Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor (10,44%), Konstruksi (7,20%), Informasi dan Komunikasi (4,59%), Jasa Keuangan dan Asuransi (2,60%), Real Estate (5,50%) serta Lainnya (10,07%). Lebih lengkap Ika juga menyampaikan bahwa Tranportasi dan Logistik menjadi sektor andalan di Kota Tangerang.
“Transportasi dan logistik masih menjadi sektor andalan di Kota Tangerang. Ini menunjukkan posisi strategis Tangerang sebagai pintu distribusi barang, terutama untuk wilayah Jabodetabek,” jelas Ika.
Dirinya juga menyampaikan, meskipun beberapa komoditas seperti beras, rokok kretek filter, dan mie instan mengalami kenaikan harga, kontribusinya terhadap inflasi tetap kecil dan terkendali. Hal ini dinilai sebagai hasil sinergi antara pemerintah daerah, TPID, pelaku usaha, serta masyarakat.
“Kenaikan harga beberapa komoditas seperti beras, rokok kretek filter, dan mie instan memang terjadi, namun kontribusinya terhadap inflasi masih kecil dan masih terkendali. Ini menunjukkan bahwa koordinasi antara pemerintah daerah, TPID, pelaku usaha, dan masyarakat berjalan efektif dalam menjaga stabilitas harga di lapangan,” ujarnya.
Ika juga menyampaikan bahwa Kemendagri akan terus mendorong daerah-daerah lain untuk belajar dari praktik baik Kota Tangerang, khususnya dalam pengendalian inflasi dan pembangunan sektor produktif.
“Kota Tangerang adalah contoh nyata bagaimana pengendalian inflasi yang baik dapat berjalan berdampingan dengan pertumbuhan ekonomi yang sehat. Ini harus terus dijaga dan dikembangkan,” tutup Ika.
Dengan kondisi ini, Kota Tangerang dinilai berada di jalur yang tepat menuju pembangunan ekonomi yang inklusif, stabil, dan berkelanjutan.(m3wahid)







